Ahmad Syaikhu: Jika Allah Takdirkan jadi Gubernur Jabar, Saya Lanjutkan Subsidi untuk Petani

Minggu, 20 Oktober 2024 | 03:15 WIB
Ahmad Syaikhu: Jika Allah Takdirkan jadi Gubernur Jabar, Saya Lanjutkan Subsidi untuk Petani
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat, Ahmad Syaikhu menebar janji kampanye untuk menyejahterakan kehidupan para petani. Bentuk dari janji politiknya itu, politikus PKS itu mengaku akan memberikan subsidi berkelanjutan untuk para petani di Jabar.

Pernyataan itu disampaikan Ahmad Syaikhu di Puncak Peringatan Hari Tani Nasional yang gelar Bidang Tani Nelayan DPP PKS, Sabtu (19/10/2024), kemarin. Awalnya, Syaikhu mengaku bahagia bisa bertemu langsung para petani, khususnya di Majalengka. 

"Saya sangat berbahagia hari ini bisa bertemu dengan para petani. Acara ini memberikan pencerahan dan solusi bagi para petani di Majalengka khususnya, dan di Jawa Barat pada umumnya," ujar Syaikhu, Kamis (19/10/2024). 

Di depan para petani, Syaikhu mengaku bersama pendampingnya, Cawagub Ilham Habibie siap meneruskan program-progam Ahmad Heryawan (Aher) selaku mantan Gubernur Jabar. Salah satu anjinya jika terpilih memimpin Jabar, Syaikhu mengaku akan memberikan subsidi berkelanjutan bagi para petani. 

"Insyaallah kalau Allah takdirkan jadi Gubernur Jawa Barat, saya akan melanjutkan bantuan subsidi untuk para petani," klaimnya. 

Menurutnya, hidup para petani bakal makin sejahtera jika mendapat subsidi baik dari pemerintah dan daerah. 

"Kalau nanti di pusat memberikan subsidi di hulu, lalu pemerintah provinsi Jawa Barat memberikan subsidi di hilir, itu lebih bahagia lagi. Itu semua sebagai upaya dalam mewujudkan kesejahteraan bagi para petani," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Syaikhu juga menyinggung soal peralihan penggunaan pupuk organik yang dianggap lebih ramah lingkungan ketimbang pupuk kimia. Saran itu disampaikan menanggapi kelangkaan pupuk kimia yang kini dikeluhkan oleh para petani.

"Ini adalah salah satu solusi konkret yang bisa diambil oleh petani untuk mengatasi masalah kelangkaan pupuk kimia," sarannya. 

Baca Juga: Ulasan Buku 'Gelandangan di Kampung Sendiri', Penyambung Lidah Orang Kecil

Selain itu, menurutnya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perlu dioptimalkan untuk memastikan soal harga dan hasil pertanian sehingga kesejahteraan untuk petani bisa terwujud.  

"Mari kita bersama-sama mewujudkan kesejahteraan untuk semua para petani. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, kita bisa memastikan bahwa para petani tidak hanya dihargai secara ekonomi tetapi juga dihargai dengan harga kehidupan yang layak," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI