Yacht Akan Dipermudah Masuk ke Indonesia

Esti Utami

Kamis, 15 Oktober 2015 | 17:45 WIB
Yacht Akan Dipermudah Masuk ke Indonesia
Ilustrasi yacht. (shutterstock)

Pemerintah mengimplementasikan tiga kebijakan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Indonesia dengan target 10 juta wisatawan pada 2015.

"Hingga Oktober capaian wisatawan mancanegara mencapai 6,3 juta, atau 103 persen dari target," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan persnya` di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (15/1/2015).

Indonesia, menurut dia, menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 10 juta orang pada 2015 dan 12 juta orang pada 2016.

Tiga regulasi yang dikeluarkan itu, yang pertama adalah penerapan bebas visa untuk kunjungan wisata dari 90 negara. Awalnya memang 15 negara, kemudian ditambah menjadi 30 negara dan terakhir ditambahkan 45 negara sehingga ada 90 negara.

"Dengan demikian jumlah wisatawan mancanegara akan meningkat, penambahan jumlah wisatawan mancanegara ditargetkan 1 juta pertahun dengan tambahan devisa 1 miliar dolar AS," papar Arief.

Regulasi lain yang diterapkan pemerintah adalah mempermudah dan penyederhanaan proses ijin masuk kapal jenis yacht ke Indonesia.

"Kemudahan masuk ke Indonesia dengan Yacht rata-rata sebelumnya tiga minggu, kini dengan kebijakan 'customs, imigration, carantine, port" maka sehari sudah bisa masuk dengan proses 3 jam. Secara internasional proses 1 jam," kata Menpar.

Dengan aturan baru ini, kata Arief maka potensi Yacht yang akan berkunjung ke Indonesia bisa meningkat menjadi 3.000 kapal per tahun, dengan potensi devisa Rp100 triliun per tahun.

Regulasi ketiga adalah penerapan azas 'Cabotage,  di mana semua kapal yang beroperasi di Indonesia harus berbendera Indonesia.

"Ada lima pelabuhan di Indonesia di mana kapal pesiar atau cruise dapat menaikkan dan menurunkan penumpang. Proyeksi kita peningkatan 1.000 cruise dari 400 cruise setiap tahun saat ini. Diharapkan ada penambahan devisa hingga 1,2 miliar dolar AS," paparnya.

Selain tiga regulasi itu, Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan juga mendorong perbaikan infrastruktur perhubungan bagi 10 tujuan wisata yang disiapkan.

Arief Yahya menyebutkan, ada 10 tujuan yang akan  direvitalisasi menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata dan juga pembangunan tujuan wisata baru. Sejumlah tujuan itu antara lain Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Morotai, Tanjung Kelayan dan sejumlah tempat lainnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan kementeriannya mengalokasikan anggaran Rp2,3 triliun (2015) dan Rp1,8 triliun pada 2016 untuk pembangunan fasilitas bandara, pelabuhan dan infrastruktur transportasi di 10 destinasi tersebut ditambah sembilan destinasi lainnya antara lain Pulau We, Nias, Danau Toba, Nongsa, Gili Trawangan, Ijen-Baluran, Raja Ampat, Sentarum dan Tanjung Puting. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisatawan Asing Wajib Asuransi? OJK Buka Suara dan Beri Sinyal Dukungan

Wisatawan Asing Wajib Asuransi? OJK Buka Suara dan Beri Sinyal Dukungan

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 08:36 WIB

Viral Penjual Es Krim Tolak Rp100 Ribu dari Warga Negara Asing, Minta Rp1 Juta Bikin Syok

Viral Penjual Es Krim Tolak Rp100 Ribu dari Warga Negara Asing, Minta Rp1 Juta Bikin Syok

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 18:19 WIB

Ada Wisatawan Asing Main ke Rumah Jokowi, Publik Malah Pamerkan Pencarian Talent: Dicari Bule...

Ada Wisatawan Asing Main ke Rumah Jokowi, Publik Malah Pamerkan Pencarian Talent: Dicari Bule...

Tekno | Rabu, 05 Februari 2025 | 12:23 WIB

Mari Cintai Rupiah, Pemkab Kepulauan Mentawai Sebutkan Tantangan Alat Tukar Wisatawan Asing

Mari Cintai Rupiah, Pemkab Kepulauan Mentawai Sebutkan Tantangan Alat Tukar Wisatawan Asing

Bisnis | Selasa, 23 April 2024 | 12:16 WIB

Wanita Prancis yang Hilang di Bukit Sipiso-piso Sumut Ditemukan, Begini Kondisinya

Wanita Prancis yang Hilang di Bukit Sipiso-piso Sumut Ditemukan, Begini Kondisinya

News | Senin, 08 April 2024 | 02:03 WIB

PPKM Dicabut, Tapi Kunjungan Turis Asing ke RI Justru Lesu di Februari 2023

PPKM Dicabut, Tapi Kunjungan Turis Asing ke RI Justru Lesu di Februari 2023

Bisnis | Senin, 03 April 2023 | 14:04 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Minta Turis Bule Hargai Kearifan Lokal, Ini Cara Melakukannya!

Menparekraf Sandiaga Uno Minta Turis Bule Hargai Kearifan Lokal, Ini Cara Melakukannya!

Lifestyle | Selasa, 07 Maret 2023 | 09:14 WIB

Turis Bule Protes Suara Ayam Berkokok di Bali, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Wisatawan Asing Paham Kearifan Lokal

Turis Bule Protes Suara Ayam Berkokok di Bali, Menparekraf Sandiaga Uno Minta Wisatawan Asing Paham Kearifan Lokal

Lifestyle | Senin, 06 Maret 2023 | 18:28 WIB

Daftar Wisatawan Asing Mengalami Laka Lantas Bertambah, Polda Bali Imbau Baik Wisman dan Wisnu Agar Berhati-hati

Daftar Wisatawan Asing Mengalami Laka Lantas Bertambah, Polda Bali Imbau Baik Wisman dan Wisnu Agar Berhati-hati

Otomotif | Selasa, 17 Januari 2023 | 18:44 WIB

Kritik Keras KUHP Baru, Hotman Paris: DPR Bukan Ahli Pidana, Main Yes-yes Aja!

Kritik Keras KUHP Baru, Hotman Paris: DPR Bukan Ahli Pidana, Main Yes-yes Aja!

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:40 WIB

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

×