Studi: Perempuan Lajang Lebih Bahagia Ketimbang Lelaki Jomblo

Liberty Jemadu, Dinda Rachmawati

Senin, 13 November 2017 | 19:47 WIB
Studi: Perempuan Lajang Lebih Bahagia Ketimbang Lelaki Jomblo
Ilustrasi perempuan lajang. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru mengungkap, bahwa perempuan lebih bahagia ketika melajang ketimbang lelaki. Alasannya karena bagi perempuan, berada dalam sebuah hubungan butuh kerja lebih keras.

Studi yang digelar perusahaan analisis data, Mintel itu, diketahui bahwa 61 persen perempuan lajang mengaku bahagia hidup sendiri. Sebaliknya hanya 49 persen lelaki lajang yang bahagia hidup tanpa pasangan.

Alasan di balik hal ini, kata para peneliti, karena ketika terikat dalam sebuah hubungan heteroseksual perempuan adalah pihak yang bekerja lebih keras dibanding lelaki.

"Ada bukti bahwa perempuan menghabiskan waktu lebih lama untuk mengerjakan tugas rumah tangga ketimbang lelaki. Menurut saya, perempuan juga melakukan lebih banyak pekerjaan emosional," kata Emily Grundy dari University of Essex yang memimpin riset itu.

Perempuan, kata peneliti juga harus menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk pemeliharaan penampilan mereka, melakukan lebih banyak pekerjaan, dan berusaha lebih keras ketika beradu argumen atau bertengkar.

Perempuan lebih bahagia menjadi lajang daripada lelaki, karena perempuan memiliki kemampuan bersosialisasi yang lebih baik dengan dirinya sendiri dan cenderung memiliki teman dekat yang ada saat mereka butuhkan.

"Mereka juga lebih baik dalam memiliki jaringan sosial alternatif dan kepercayaan lainnya, sedangkan laki-laki cenderung sangat bergantung pada istri atau pasangan mereka untuk itu dan memiliki lebih sedikit ikatan sosial," jelas Dr. Grundy.

Tentu ada temuan umum dari banyak penelitian bahwa perempuan yang tidak memiliki pasangan cenderung melakukan lebih banyak aktivitas sosial dan lebih banyak teman dibandingkan dengan perempuan yang memiliki pasangan.

Sedangkan dengan lelaki justru sebaliknya. Mereka yang tanpa pasangan cenderung melakukan aktivitas sosial yang jauh lebih sedikit.

"Jadi mungkin saja perempuan memiliki pilihan yang lebih luas," katanya.

Ada juga fakta bahwa stigma menjadi perempuan lajang saat ini berubah secara bertahap.

Konsep lajang saat ini, disadari masyarakat bukanlah hal yang negatif. Banyak perempuan lajang karena mereka benar-benar bahagia dengan kemandirian mereka, melakukan apapun yang mereka inginkan dengan waktu mereka, dan mereka sebenarnya tidak butuh orang lain, dalam hal ini pasangan. (Independent.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri

Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Yang Masih Lajang: Ujian Wanita Karier yang Berhadapan Tuntutan Pernikahan

Yang Masih Lajang: Ujian Wanita Karier yang Berhadapan Tuntutan Pernikahan

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:00 WIB

Kritik Sosial di Find Yourself: Realita Pahit Perempuan Lajang Usia 30-an

Kritik Sosial di Find Yourself: Realita Pahit Perempuan Lajang Usia 30-an

Your Say | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:00 WIB

5 Motor Matic Cocok untuk Kaum Lajang Berangkat Mudik

5 Motor Matic Cocok untuk Kaum Lajang Berangkat Mudik

Otomotif | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:44 WIB

5 Zodiak yang Lebih Suka Tetap Single, Pilih Bahagia Tanpa 'Drama Cinta'

5 Zodiak yang Lebih Suka Tetap Single, Pilih Bahagia Tanpa 'Drama Cinta'

Your Say | Senin, 06 Oktober 2025 | 10:59 WIB

Mengapa Pria Usia 40 Tahun Masih Betah Melajang? Ini Alasannya

Mengapa Pria Usia 40 Tahun Masih Betah Melajang? Ini Alasannya

News | Sabtu, 10 Mei 2025 | 16:42 WIB

Pacaran Kok Serumah? Generasi Muda vs Hukum Kumpul Kebo di Indonesia

Pacaran Kok Serumah? Generasi Muda vs Hukum Kumpul Kebo di Indonesia

Video | Minggu, 09 Maret 2025 | 08:30 WIB

Heboh! Perusahaan China Ini Sempat Ancam Pecat Karyawan yang Melajang

Heboh! Perusahaan China Ini Sempat Ancam Pecat Karyawan yang Melajang

Lifestyle | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:38 WIB

Kohabitasi di Indonesia: Kisah Pasangan Tinggal Bareng Tanpa Nikah vs Hukum dan Tradisi

Kohabitasi di Indonesia: Kisah Pasangan Tinggal Bareng Tanpa Nikah vs Hukum dan Tradisi

Video | Sabtu, 22 Februari 2025 | 23:00 WIB

Terkini

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

×