Komunitas Mojopahit Lelono Buktikan Anak Muda Juga Peduli Sejarah

Ade Indra Kusuma | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 26 Januari 2019 | 08:00 WIB
Komunitas Mojopahit Lelono Buktikan Anak Muda Juga Peduli Sejarah
Komunitas Mojopahit Lelono [Dok Mojopahit Lelono]

Suara.com - Komunitas Mojopahit Lelono Buktikan Anak Muda Juga Peduli Sejarah

Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah atau yang juga sering disingkat 'Jas Merah' adalah semboyan terkenal yang diucapkan Presiden Soekarno dalam pidatonya yang terakhir yakni pada HUT RI 1966. Namun tampaknya sejarah tak begitu menarik diulas oleh generasi muda saat ini.

Peninggalan bersejarah yang menjadi jejak kehidupan Indonesia di masa lampau seringkali tertinggal dalam buku dan mata pelajaran Sejarah. Hal inilah yang membuat Tokel, Muhammad Zazuly dan Mujiono miris dan mendorong ketiganya untuk membuat komunitas Mole yang merupakan singkatan dari Mojopahit Lelono pada 2016 silam.

Kepada Suara.com, Tokel bercerita bahwa nama Mojopahit Lelono sendiri diambil dari kata Majapahit yakni kerjaaan bercorak Hindu-Budha terbesar yang pernah berjaya di Indonesia, dan lelono yang berarti perjalanan.

"Kami merasa prihatin dengan banyaknya peninggalan bersejarah yang tak terurus hingga berimbas pada penjarahan situs. Hal ini membuat saya dan teman-teman terpanggil untuk melestarikan peninggalan Benda Cagar Budaya yang kemudian kami beri nama Mojopahit Lelono," ujar Tokel baru-baru ini.

Komunitas Mojopahit Lelono [Dok Mojopahit Lelono]
Komunitas Mojopahit Lelono [Dok Mojopahit Lelono]

Sesuai namanya, bentuk kegiatan komunitas ini ialah mencari situs-situs peninggalan di tempat yang dicurigai memiliki jejak dari kehidupan kerajaan di zaman dahulu. Para anggota komunitas nantinya akan memdokumentasikan sekaligus melalukan pendataan pada situs yang ditemukan.

"Kegiatan kami biasanya ya blusukan ke Punden-punden atau Makam Danyang Desa gitu, kan situs atau benda cagar budaya itu paling banyak kita jumpai di tempat yang dikeramatkan masyarakat setempat. Selain mengambil foto, kami juga mendata situs dan membersihkannya dari rumput maupun semak-semak disekitarnya," imbuh dia.

Tokel tak mau dianggap mencari sensasi saja dengan penemuan situs kuno di tempat yang dikunjunginya, Ia juga menggali cerita-cerita sejarah dari warga di sekitar sehingga dapat memperkaya wawasan yang tidak didapatkannya lewat buku pelajaran.

Mojopahit Lelono kata Tokel juga memiliki basecamp yang didalamnya terdapat artefak sampel batu bata kuno yang dapat digunakan untuk media pembelajaran atau memperkenalkan peninggalan sejarah. Artefak itu antara lain Lumpang, Pipisan, Umpak Kecil dan lainnya.

Komunitas Mojopahit Lelono [Dok Mojopahit Lelono]
Komunitas Mojopahit Lelono [Dok Mojopahit Lelono]

Selama dua tahun berdiri, tak terhitung jumlah situs yang telah ditemukan komunitas dengan anggota aktif 20 orang dan Facebook fanspage hingga 10 ribu pengguna ini. Beberapa diantaranya kata Tokel Situs Sumur Kuno di Mojokerto, Situs Pathok Batu atau Tapal Batas bertanda Girindrawardhana Lancana, Situs Batu Menhir dan masih banyak lagi.

"Ketika menemukan situs-situs itu kami merasa senang bisa melihat sisa-sisa peninggalan leluhur yang ada," imbuh dia.

Tokel berharap bahwa kegiatan yang dilakukannya untuk mengenal jejak sejarah pendahulu bisa diikuti oleh anak-anak zaman now yang kini sudah terpengaruh oleh gawai. Ia pun sudah mulai menularkannya ke anak-anak di lingkungan sekitarnya seperti dimulai dengan mengenalkam situs peninggalan kecil seperti lumpang dan lesung kayu yang biasa digunakan nenek kita.

"Mereka kami minta untuk melestarikannya, walaupun benda itu di zaman sekarang sudah tidak berguna atau sudah tidak difungsikan lagi. Karena selalu ada cerita kenapa lesung itu digunakan pada zaman dahulu," lanjut Tokel.

Meski berbasis di Mojokerto, Jawa Timur. Tokel mengatakan komunitasnya tak tertutup untuk masyarakat lain yang memiliki ketertarikan yang sama dengan benda cagar budaya di daerah lain. Untuk itu Ia juga membuat Facebook Fanpage sebagai wadah untuk berbagi temuan situs-situs bersejarah warisan kerajaan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Di akhir, Tokel pun berpesan, agar kita melestarikan Benda Cagar Budaya di sekitar lingkungan kita dengan cara menjaga, merawat dan melestarikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Mendidik Si Kaki Empat Bersama Komunitas Pecinta Pitbull

Belajar Mendidik Si Kaki Empat Bersama Komunitas Pecinta Pitbull

Lifestyle | Sabtu, 19 Januari 2019 | 09:00 WIB

Komunitas Beri Saran untuk Perubahan Xpander

Komunitas Beri Saran untuk Perubahan Xpander

Otomotif | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:00 WIB

Tularkan 'Virus' Membaca Bersama Komunitas Pecandu Buku

Tularkan 'Virus' Membaca Bersama Komunitas Pecandu Buku

Lifestyle | Sabtu, 12 Januari 2019 | 09:00 WIB

Longboard Girls Crew Indonesia, Wadah Perempuan Penakluk Jalanan

Longboard Girls Crew Indonesia, Wadah Perempuan Penakluk Jalanan

Lifestyle | Sabtu, 05 Januari 2019 | 09:00 WIB

Ketapels, Tempat Kumpulnya Blogger Tangerang Selatan

Ketapels, Tempat Kumpulnya Blogger Tangerang Selatan

Lifestyle | Sabtu, 29 Desember 2018 | 10:05 WIB

Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb

Panjat Tebing Jadi Olahraga Kaum Urban, Yuk Intip Komunitas Indo Climb

Lifestyle | Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:00 WIB

Terkini

Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya

Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:27 WIB

Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula

Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:05 WIB

Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya

Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:35 WIB

APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu

APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran

5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:35 WIB

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:05 WIB

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:58 WIB

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:16 WIB

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:01 WIB