Unik, di Jepang Ada Jasa Khusus Cabut Uban

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 21 Februari 2019 | 13:09 WIB
Unik, di Jepang Ada Jasa Khusus Cabut Uban
Ada jasa cabut uban di Jepang. (Shutterstock)

Suara.com - Unik, Ada Jasa Khusus Cabut Uban di Jepang

Uban di rambut kadang bikin keki, tak heran beberapa orang rajin mencabut uban satu-persatu dari kulit kepala.

Kalau kamu merasa kesusahan mencabut uban sendiri tapi juga terlalu malu untuk meminta bantuan orang lain, mungkin kamu bisa datang ke Shiraganuki Main Store, toko khusus cabut uban yang ada di Tokyo, Jepang.

Di sana, ada orang yang bekerja khusus mencabut rambut uban dengan tangan kosong agar si konsumen dapat tampil lebih muda dan segar.

Toko Shiraganuki mematok harga 3.980 Yen (Rp 505 ribu) per 30 menit untuk jasa pencabutan uban, 7.480 Yen (Rp 949 ribu) selama 60 menit, dan 1.000 Yen (Rp 127 ribu) untuk setiap 10 menit tambahan.

"Uban tidak menyebabkan stres besar, tetapi uban selalu mengganggu. Tidak mudah meminta seseorang untuk mencabutnya dan itu lebih sulit melakukannya sendiri. Karena itu, kami telah memulai toko ini yang memiliki spesialisasi dalam menghilangkan uban," tulis laman Shiraganuki Main Store, dikutip dari Oddity Central.

Shiraganuki, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "penghilang uban", mengatakan bahwa jumlah uban yang dapat ditarik dari kepala seseorang tergantung pada berbagai faktor, seperti panjang rambut dan apakah orang tersebut menggunakan produk penata rambut.

Cabut rambut beruban. (Shutterstock)
Ada jasa cabut uban di Jepang. (Shutterstock)

Tetapi rata-rata staf khusus toko berhasil mengambil rat-rata antara 30 sampai 70 uban per 10 menit.

Salah satu pertanyaan paling umum yang ditanyakan masyarakat kepada staf toko adalah 'apakah itu sakit?', yang kemudian akan dijawab oleh Shiraganuki dengan "tergantung pada orangnya. Sebagian besar orang mengatakan ini tidak sakit, tetapi Anda tidak akan tahu sampai Anda mencobanya. Jangan khawatir karena kita akan berhenti di tengah jalan jika terlalu sakit."

baca juga

Jadi kalau kamu sedang jalan-jalan ke Tokyo dan ingin mencabut uban, kamu tinggal membuat janji temu melalui formulir online yang tersedia di laman resmi Shiraganuki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apel Hantu, Fenomena Unik Akibat Suhu Dingin Ekstrem

Apel Hantu, Fenomena Unik Akibat Suhu Dingin Ekstrem

Tekno | Rabu, 20 Februari 2019 | 13:40 WIB

Tulis Kalimat Rasis, Penerjemah Lomba Marathon Ini Dipecat

Tulis Kalimat Rasis, Penerjemah Lomba Marathon Ini Dipecat

Sport | Rabu, 20 Februari 2019 | 14:10 WIB

Sony Hentikan Produksi Playstation Vita di Jepang, Kenapa?

Sony Hentikan Produksi Playstation Vita di Jepang, Kenapa?

Tekno | Rabu, 20 Februari 2019 | 14:30 WIB

Curi Jeans Langka Satu-satunya di Jepang, Pria Ini Masuk Jeruji Tahanan

Curi Jeans Langka Satu-satunya di Jepang, Pria Ini Masuk Jeruji Tahanan

Lifestyle | Senin, 18 Februari 2019 | 17:01 WIB

Unik, Cokelat Terbuat dari Cetakan Lubang Anus, Mau Coba?

Unik, Cokelat Terbuat dari Cetakan Lubang Anus, Mau Coba?

Lifestyle | Senin, 18 Februari 2019 | 08:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×