Pendidikan di Papua Tertinggal, Ini yang Dilakukan Anak Muda Di Sana

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Februari 2019 | 19:36 WIB
Pendidikan di Papua Tertinggal, Ini yang Dilakukan Anak Muda Di Sana
Diskusi MaCe Papua. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Meski secara umum Indonesia merupakan negara yang sudah cukup maju, harus diakui bahwa sistem pendidikan di Indonesia belum merata. Di Indonesia timur, khususnya Papua, masih banyak anak-anak yang tidak memiliki akses ke sekolah yang baik.

Tak heran, jika menurut seorang aktivis muda, Lisa Duwiry, 34 sampai 40 persen anak-anak di Papua masih mengalami buta huruf. Angka ini, kata dia, adalah yang tertinggi di Indonesia.

"Pelajaran sama, tapi kok ketinggalan. Angka buta huruf di Papua paling tinggi. Dan misalnya anak Papua ke Semarang, pelajarannya sama, tapi pelajar baru dari Papua harus ikut kelas adaptasi," ungkap Lisa yang berada di balik munculnya gerakan #UntukKorowai di mesia sosial, dalam acara diskusi MaCe Papua yang digagas Yayasan Econusa, Rabu (27/2/2019) di Jakarta.

Senada dengan Lisa, Raden Lukman, penulis buku "Kukenalkan Papuaku" pada tahun 2018 lalu, mengatakan bahwa pendidikan di Papua selama ini tidak mendapat kesempatan yang sama seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia.

"Kalau kita bicara akademik, bukan karena kita terbelakang, tapi kita hanya kurang pada start. Pendidikan di Papua itu pada prinsipnya bukan berbeda dengan daerah lain. Mungkin karena akses dan faktor geografis," lanjut Raden yang sejak lahir tinggal di Sorong, Papua.

Belum lagi, ungkap keduanya, kurangnya tenaga pengajar yang mumpuni, yang bisa membuat anak-anak di Papua dapat bersaing dengan anak-anak di daerah lain.

Pada jam-jam sekolah saja, kata Raden, banyak anak-anak yang tidak belajar, mereka justru bermain dan berlari-larian di sekitar rumahnya. Daerah tempat Raden melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kais, pedalaman Kabupaten Sorong Selatan, adalah daerah yang paling kurang dalam hal pendidikan, termasuk tenaga pengajar.

Untungnya, tidak sedikit anak muda Papua yang memiliki kesempatan merantau ke Pulau Jawa untuk menempuh pendidikan maupun berkarier. Banyak dari mereka yang berprestasi dan mau membangun Papua melalui talenta yang dimiliki.

Raden adalah salah satunya. Bersama seorang kawan, ia sedang mengembangkan aplikasi bernama Jelajah Sorong. Aplikasi ini memudahkan pengunjung Sorong untuk menyesuaikan pilihan perjalanan dengan bujet mereka, dengan basis masyarakat lokal. Raden juga mengatakan bahwa ia ingin pulang ke Sorong, “Saya ingin jadi desainer tata kota yang berdasar geospasial," ungkapnya.

baca juga

Lisa yang juga memiliki darah Papua menambahkan, hal sederhana lain yang bisa dilakukan untuk membangun masyarakat Papua, salah satunya adalah seperti yang ia lakukan, yakni memanfaatkan internet dengan menggaungkan tagar Twitter #UntukKorowai dan juga #KalepinKorowai yang dipicu pengalaman satu anak bernama Kalepin yang terbuang dari komunitasnya.

Terinspirasi dari anak ini, Lisa membantu anak-anak dari Korowai yang bernasib sama, yakni membuat satu bangunan asrama dan sekolah, serta membiayai satu guru untuk mau mengajar di pedalaman.

"Papua tidak hanya dibangun oleh materi, membangun Papua juga harus dengan hati,” kata Raden meyakinkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbud Kucurkan Dana Pendidikan Rp 1 Triliun ke Banyu Asin

Kemendikbud Kucurkan Dana Pendidikan Rp 1 Triliun ke Banyu Asin

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:41 WIB

NAM Air Tak Lagi Terbang di Langit Wamena Papua Mulai 27 Februari

NAM Air Tak Lagi Terbang di Langit Wamena Papua Mulai 27 Februari

Bisnis | Senin, 25 Februari 2019 | 06:26 WIB

Berjuluk Jembatan Merah, Ini Kemegahan Hotelkamp di Papua

Berjuluk Jembatan Merah, Ini Kemegahan Hotelkamp di Papua

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 15:26 WIB

Terkini

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:24 WIB

×