Menengok 4 Situs Peninggalan Perang Dunia II yang Ada di Indonesia

Galih Priatmojo, Amertiya Saraswati

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 17:30 WIB
Menengok 4 Situs Peninggalan Perang Dunia II yang Ada di Indonesia
Perang Dunia II [shutterstock]

Suara.com - Indonesia merupakan negara yang kaya akan sejarah dan memiliki banyak situs peninggalan sejarah untuk dikunjungi saat liburan.

Beberapa di antaranya adalah situs peninggalan dari Perang Dunia II, yang mayoritas dapat ditemukan di daerah Timur Indonesia.

Ya, meskipun Indonesia tidak secara langsung terlibat dalam Perang Dunia II, namun tetap ada jejak-jejak peninggalan perang dunia tersebut yang tersebar di wilayah negara kita.

Kali ini, Suara.com telah merangkum situs sejarah peninggalan Perang Dunia II tersebut dari berbagai sumber. Mana saja?

1. Pulau Biak

Situs peninggalan Perang Dunia II di Indonesia (instagram.com/juanellap6)
Situs peninggalan Perang Dunia II di Indonesia (instagram.com/juanellap6)

Terletak di barat laut Papua, ada sebuah pulau bernama Pulau Biak yang menjadi saksi bisu pertempuran antara Sekutu dan Jepang.

Saksi itu sendiri tak lain adalah sebuah gua yang dinamai "Goa Jepang" karena digunakan oleh tentara Jepang sebagai basis militer.

Selain itu, bisa ditemukan pula sisa-sisa senjata seperti bom dan senapan milik Jepang yang ada di sekitar area ini.

2. Lombok Utara

baca juga

Selain terkenal dengan wisata baharinya, rupanya Lombok juga ikut menjadi saksi dari peristiwa Perang Dunia II di masa lalu.

Bahkan, situs perang dunia ini dapat ditemukan di area Gili Trawangan.

Di sana, wisatawan bisa menemukan bangkai kapal karam milik Jepang yang telah menjadi rumah terumbu karang.

Selain itu, ada pula gua penyimpanan senjata dan meriam yang sudah tidak lagi digunakan.

3. Morotai

Situs peninggalan Perang Dunia II di Indonesia (instagram.com/donnnii)
Situs peninggalan Perang Dunia II di Indonesia (instagram.com/donnnii)

Berada di Maluku Utara, Morotai adalah nama sebuah kepulauan yang letaknya berbatasan langsung dengan Filipina dan Samudera Pasifik.

Sama seperti Biak, pulau Morotai pernah dipakai oleh Jepang sebagai landasan terbang selama Perang Dunia II.

Kemudian, pada tahun 1944, Morotai sempat diambil-alih oleh tentara Amerika Serikat dan kembali dijadikan lapangan udara.

Kini, bukti peninggalan sejarah tersebut dapat dilihat dalam bentuk puing-puing kendaraan perang yang tenggelam di laut dan menjadi rumah terumbu karang.

Selain itu, ada pula peninggalan berupa senjata, mobil tank, topi baja, hingga peralatan makan tentara yang disimpan di Museum Perang Dunia II.

4. Kepulauan Mapia

Terakhir, ada kepulauan Mapia yang juga terletak di Papua dan berbatasan langsung Samudera Pasifik.

Di kepulauan Mapia ini, tentara Jepang pernah mendirikan pangkalan udara hingga kuburan bagi para tentara yang tewas.

Tak hanya itu, penduduk di kepulauan ini sebenarnya adalah warga Papua yang dibawa secara paksa untuk mengolah tanaman kelapa menjadi minyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:46 WIB

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan

300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:20 WIB

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

Sudah 59 Nyawa Melayang! Komnas HAM Tagih Janji Pemerintah Urus 100 Ribu Pengungsi Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×