Bersatu Lawan Pandemi, Warga di Jogja Kembangkan Pertanian Perkotaan

M. Reza Sulaiman

Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:50 WIB
Bersatu Lawan Pandemi, Warga di Jogja Kembangkan Pertanian Perkotaan
Warga Kampung Blunyahrejo, Kota Yogyakarta, memanfaatkan lahan kosong yang berada di tepi Sungai Buntung sebagai lahan pertanian produktif untuk pemberdayaan masyarakat. (ANTARA)

Suara.com - Pertanian menjadi salah satu sektor yang kembali dilirik saat pandemi Covid-19. Bahkan, warga di sebuah kampung di Yogyakarta gotong-royong membangun sistem pertanian perkotaan di desa.

Dilansir ANTARA, warga Kampung Blunyahrejo, Kota Yogyakarta, memanfaatkan lahan kosong yang berada di tepi Sungai Buntung sebagai lahan pertanian produktif untuk pemberdayaan masyarakat melalui pertanian perkotaan dalam program Kampung Markisa.

"Pada awalnya, kami ingin membentuk Kampung Hijau. Tetapi, karena ada pandemi Covid-19, ide tersebut kemudian bergeser untuk pemenuhan ketahanan pangan masyarakat yang kemudian diwujudkan dalam Kampung Markisa," kata Ketua Rukun Kampung Blunyahrejo, Pratito di Yogyakarta, Selasa (4/8/2020).

Masyarakat di kampung tersebut kemudian memanfaatkan lahan yang cukup luas, sekitar 4.375 meter persegi, milik tiga orang warga sebagai lahan pertanian yang kemudian ditanami berbagai sayur mayur seperti bayam, kangkung, sawi, tomat, terung, cabai, mentimun, pare, dan markisa, serta sejumlah kolam lele cendol.

Bagi warga Kampung Blunyahrejo, Kampung Markisa juga memiliki makna yang mengandung kekuatan dan harapan warga yaitu, mari kita bersatu, mari kita bersama dan mari kita bisa.

"Persiapan untuk memanfaatkan lahan kosong sudah dilakukan sejak Februari, dan sejumlah sayur mayur tersebut mulai ditanam pada April setelah kami memperoleh bantuan bibit dan baru kali ini, kami bisa panen perdana," katanya.

Seluruh hasil pertanian tersebut akan dijual, baik dalam bentuk sayuran segar maupun makanan olahan karena kebetulan ada sejumlah warung makan yang ada di sekitar lokasi yang membutuhkan stok sayuran segar.

Sedangkan salah satu makanan olahan yang menjadi produk unggulan kampung tersebut adalah keripik dari daun sawi dakota.

Selain untuk pertanian, di lokasi tersebut juga dimanfaatkan untuk pengolahan pupuk kompos, hingga area jemparingan (panahan tradisional khas Yogyakarta) dan gantangan untuk kontes burung berkicau.

baca juga

"Harapannya, citra kampung yang semula negatif karena banyak remaja putus sekolah, narkotika atau klitih bisa semakin berkurang," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto mengatakan program dari Kampung Blunyahrejo merupakan pengembangan dari program Kampung Sayur dan Lele Cendol yang digulirkan mulai 2019.

"Pertanian perkotaan di Yogyakarta bisa terus dikembangkan asalkan masyarakat pun mendukung dan merasa bahwa pertanian adalah bagian dari kehidupan mereka," katanya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan jumlah kelompok tani di Yogyakarta terus meningkat dari sekitar 30 kelompok menjadi 130 kelompok. Tiap kelompok memiliki 20 hingga 30 orang anggota.

"Artinya ada sekitar 4.000 warga di Yogyakarta yang terlibat dalam pertanian perkotaan. Harapannya, ketahanan pangan di masyarakat bisa terus meningkat. Tanam apa yang dimakan dan makan apa yang ditanam," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Kemarau Panjang Bikin Waduk Gembong Makin Mengering

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 08:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari

Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:50 WIB

Detik-Detik 3 ASN Ditembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

Detik-Detik 3 ASN Ditembak, Rombongan Lebih Dulu Dicegat Pria Bawa Parang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:27 WIB

Terkini

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:56 WIB

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 10:53 WIB

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:50 WIB

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

Video | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

×