7 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Banget Dicoba!

Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 05 Desember 2021 | 11:24 WIB
7 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Banget Dicoba!
Sate Klopo bagian dari kuliner Surabaya (Instagram: tanggalmuda.id/surabayafoodies)

Suara.com - Selain tempat wisata, Surabaya juga punya berbagai macam kuliner yang menggugah selera dan menarik untuk dijajal. Ada banyak makanan khas Surabaya yang wajib banget, nih untuk kamu coba.

Sebagai Kota Pahlawan, makanan khas Surabaya cukup dikenal dengan makanan pedas seperti rawon, rujak cingur, hingga pecel semanggi.

Selain makanan pedas, ada juga minuman dan makanan manis yang tak boleh dilewatkan. Penasaran apa saja makanan khas Surabaya yang patut dicoba? Simak rekomendasinya di bawah ini.

1. Tahu Tek

Makanan khas Surabaya yang satu ini berisi lontong yang dipotong kecil-kecil dicampur tahu goreng dan bagian atas diberi saus petis. Petis sendiri merupakan sambal khas Jawa Timur yang terbuat dari rebusan ikan atau udang,dan rempah yang dicampur sampai mengental menjadi saus.

2. Tahu Campur

Makanan khas Surabaya yang satu ini terdiri dari tahu goreng, lontong, potongan daging sapi, selada, mie kuning, dan juga toge. Biasanya juga ada tambahan perkedel singkong, kerupuk udang, lalu ditaburi bawang goreng di atasnya.

3. Soto Gubeng Pojok

Makanan khas Surabaya selanjutnya adalah soto gubeng. Masakan Soto Gubeng Pojok berbahan dasar jeroan sapi dan daging sapi. Kuah sotonya berwarna kuning pekat dan rasanya gurih.

baca juga

4. Sate Klopo

Sate klopo terbuat dari daging ayam dan daging sapi. Makanan khas Surabaya yang satu ini mirip dengan sate pada umumnya. Hanya saja, yang membedakan adalah jeroan dan lemak sapi, serta adanya tambahan parutan kelapa di bagian atas sate sebelum dibakar.

5. Belut Surabaya

Bagi kamu yang belum pernah mencoba makan belut, jangan ragu untuk menjajal Belut Surabaya! Makanan khas Surabaya ini tidak berbau amis dan memiliki rasa yang gurih, manis, dengan daging yang sangat lembut. Belut goreng ini bisa menjadi pelengkap sambal dan nasi hangat.

6. Gudeg Pecel Ubaya

Masakan khas Surabaya ini adalah kombinasi antara gudeg dan saus kacang khas pecel. Rasanya yang dihasilkan dari makanan ini adalah gurih dan manis. Campuran Gudeg Pecel Ubaya terdiri dari telur, potongan ayam, sayur nangka, dan juga bumbu opor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan

Rekomendasi Makanan Khas Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan

Lifestyle | Sabtu, 04 Desember 2021 | 16:36 WIB

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

7 Makanan Khas Madiun Terpopuler, Selain Nasi Pecel dan Rujak Petis

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:29 WIB

8 Makanan Khas Lampung, Sudah Pernah Coba Gulai Tempoyak?

8 Makanan Khas Lampung, Sudah Pernah Coba Gulai Tempoyak?

Lifestyle | Rabu, 01 Desember 2021 | 07:40 WIB

5 Makanan Khas Banjarmasin yang Patut Dicoba, Cita Rasa Khasnya Bikin Kangen

5 Makanan Khas Banjarmasin yang Patut Dicoba, Cita Rasa Khasnya Bikin Kangen

Lifestyle | Selasa, 30 November 2021 | 11:59 WIB

Pelanggan Order Ini saat Beli Tahu Tek, Publik Soroti Ekspresi Pedagang: Tertekan Bun!

Pelanggan Order Ini saat Beli Tahu Tek, Publik Soroti Ekspresi Pedagang: Tertekan Bun!

Lifestyle | Kamis, 30 September 2021 | 13:54 WIB

Selalu Dipadati Pengunjung, Mendedah Lezatnya Tahu Campur Pak Sadak

Selalu Dipadati Pengunjung, Mendedah Lezatnya Tahu Campur Pak Sadak

Lifestyle | Senin, 16 September 2019 | 14:04 WIB

Terkini

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:35 WIB

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

×