Mengenal Child Grooming Modus Ekploitasi Anak yang Berbahaya

Suhardiman

Selasa, 08 Oktober 2024 | 08:35 WIB
Mengenal Child Grooming Modus Ekploitasi Anak yang Berbahaya
Ilustrasi child grooming. (Photo by Zhivko Minkov on Unsplash)

- Merasa Gelisah: Ketika ditanya tentang siapa yang mereka ajak bicara di dunia maya.

- Emosional: Berubah menjadi sangat emosional atau mengalami perubahan suasana hati yang drastis.

Langkah Pencegahan

Untuk mencegah child grooming, orang tua dapat melakukan beberapa langkah:

1. Membangun Komunikasi Terbuka: Menjaga komunikasi yang terbuka dengan anak agar mereka merasa aman untuk bercerita.

2. Mengajarkan Anak: Mengajarkan anak untuk mengenali tanda-tanda bahaya dan cara meresponsnya dengan tepat.

3. Mengawasi Aktivitas Online: Mengawasi aktivitas online anak tanpa memata-matai, tetapi dengan cara yang lebih terbuka dan komunikatif.

4. Mendorong Bercerita: Mendorong anak untuk selalu bercerita jika ada hal yang membuat mereka merasa aneh atau tidak nyaman.

5. Mengajarkan Consent: Mengajarkan tentang consent dan hubungan romantis untuk membantu anak memahami batasan-batasan tubuh mereka.

Siapa pelaku child Grooming?

Pelaku child grooming dapat berasal dari berbagai latar belakang dan profil. Berikut adalah beberapa jenis pelaku yang umum:

1. Orang Asing

- Pelaku child grooming sering kali adalah orang asing yang tidak dikenal oleh korban. Mereka dapat menggunakan identitas palsu dan berinteraksi dengan korban melalui media sosial atau platform daring lainnya.

2. Orang yang Dikenal Korban

- Pelaku juga bisa merupakan orang yang dikenal oleh korban, seperti anggota keluarga, teman, atau rekan kerja. Mereka dapat menggunakan hubungan yang sudah ada untuk mendapatkan kepercayaan korban dan keluarganya.

3. Pelaku dengan Gangguan Kejiwaan

- Faktor internal dari pelaku child grooming sering kali melibatkan gangguan kejiwaan. Trauma masa lalu, seperti penolakan oleh lawan jenis seusia, dapat membuat pelaku memilih untuk mendekati dan menjalin hubungan dengan anak dibawah umur karena tidak adanya penolakan dari anak di bawah umur.

4. Pelaku yang Terpengaruh Konten Pornografi

- Faktor eksternal bagi pelaku child grooming juga melibatkan pengaruh dari film, video, bacaan yang memuat konten pornografi yang mengarah kepada perilaku penyimpangan seksual. Selain itu, proses sosialisasi yang tidak sempurna juga dapat mempengaruhi perilaku pelaku.

Dalam keseluruhan, pelaku child grooming sering kali menggunakan strategi manipulatif untuk mendapatkan kepercayaan korban dan keluarganya sebelum melakukan eksploitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:34 WIB

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

Sikat Eksploitasi Anak, Pemprov DKI Terjunkan Tim ke Lokasari Usai Kode 'Perawan' Viral di Medsos

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:26 WIB

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:00 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

Modus 'Fatherless', Kepala Sekolah SMK Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming ke Siswi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:54 WIB

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:01 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

Film Mardaani 3: Pesan Keras Melawan Eksploitasi Anak yang Keji!

Film Mardaani 3: Pesan Keras Melawan Eksploitasi Anak yang Keji!

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:40 WIB

LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak

LPSK Ingatkan Bahaya Child Grooming yang Kerap Tak Disadari Lingkungan Sekitar Anak

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:15 WIB

Rian D'Masiv Buka Suara soal Tudingan Lakukan Child Grooming, Bantah Tegas?

Rian D'Masiv Buka Suara soal Tudingan Lakukan Child Grooming, Bantah Tegas?

Your Say | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun

Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:12 WIB

Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib

Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!

Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:08 WIB

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:05 WIB

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:02 WIB

Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot

Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:56 WIB

Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota

Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:55 WIB

Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026

Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:54 WIB

Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?

Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:41 WIB

Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach

Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 06:35 WIB

×