Emosi Didesak Menikahi Korban, Motif Pria di Serang Tega Mutilasi Kekasih

Ruth Meliana, Dita Alvinasari

Selasa, 22 April 2025 | 14:27 WIB
Emosi Didesak Menikahi Korban, Motif Pria di Serang Tega Mutilasi Kekasih
Ilustrasi pelaku kejahatan (Pixabay)

Suara.com - Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan ML (23) terhadap kekasihnya, SA (19) menggegerkan publik baru-baru ini.

Jasad SA pertama kali ditemukan warga Desa Gunung Sari yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak pada Jumat (18/4/2025) pukul 17.00 WIB.

Warga mencium bau tidak sedap dan menemukan jasad SA dalam keadaan tidak utuh dan rusak tertutup daun pisang di area perkebunan karet.

Warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Jenazah SA kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Pihak kepolisian pun akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku, yaitu ML yang merupakan kekasih SA di kediamannya yang berlokasi di Kampung Ciberuk.

Pelaku kini ditahan di Kantor Satreskrim Polresta Serang Kota. Atas perbuatannya, ML dikenai Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

"Saat ini, pelaku sudah dibawa ke kantor Polresta Serang Kota untuk menjalani pemeriksaan," beber Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Salahuddin  dikutip pada Selasa (22/4/2025).

Kronologi dan Motif ML Mutilasi SA

Kejadian keji ini bermula saat SA mengaku hamil dan mendesak ML untuk bertanggung jawab dengan menikahinya.

baca juga

Permintaan SA ini membuat ML emosi. Hingga akhirnya pada Minggu (13/4/2025), pelaku mengajak korban membeli bakso di wilayah Ciomas.

Usai makan bakso, pelaku mengajak korban ke daerah Peninjauan dengan dalih ingin membicarakan soal kehamilan SA.

Pelaku lantas mengajak korban ke daerah Gunung Kupa. Pelaku beralasan ingin melakukan transaksi cash on delivery (COD).

Selama perjalanan, korban mendesak pelaku agar bertanggung jawab hingga akhirnya pelaku emosi dan membawa SA ke area perkebunan karet yang sepi.

Di tengah perkebunan karet tersebut, pelaku mencekik korban menggunakan kerudung yang dipakai SA. ML lantas mendorong SA dari tebing.

Pelaku kembali mencekik korban hingga tewas, lalu pulang ke rumah untuk mengambil golok. Ia lantas kembali ke lokasi dan memutilasi SA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-ciri Psikopat Narsistik Mirip Pembunuh Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi, Sikapnya Antisosial!

Ciri-ciri Psikopat Narsistik Mirip Pembunuh Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi, Sikapnya Antisosial!

Health | Rabu, 05 Februari 2025 | 09:36 WIB

Apa Itu Psikopat Narsistik? Kepribadian yang Dimiliki Antok, Pelaku Mutilasi Ngawi

Apa Itu Psikopat Narsistik? Kepribadian yang Dimiliki Antok, Pelaku Mutilasi Ngawi

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 15:55 WIB

Kronologi Lengkap Mutilasi di Ngawi: Cekcok di Hotel Berujung Tubuh Dipotong, Dibuang di 3 Lokasi

Kronologi Lengkap Mutilasi di Ngawi: Cekcok di Hotel Berujung Tubuh Dipotong, Dibuang di 3 Lokasi

News | Senin, 27 Januari 2025 | 14:07 WIB

Sadis! Ini Kronologi Mutilasi Wanita Dalam Koper di Ngawi, Pelaku Sempat Inapkan Potongan Tubuh di Rumah Nenek

Sadis! Ini Kronologi Mutilasi Wanita Dalam Koper di Ngawi, Pelaku Sempat Inapkan Potongan Tubuh di Rumah Nenek

News | Senin, 27 Januari 2025 | 14:06 WIB

Motif Mutilasi Sadis di Ngawi Terungkap, Suami Siri Sakit Hati Anak Disebut Bakal Jadi PSK

Motif Mutilasi Sadis di Ngawi Terungkap, Suami Siri Sakit Hati Anak Disebut Bakal Jadi PSK

News | Senin, 27 Januari 2025 | 13:02 WIB

Pembunuh Mayat Janda dalam Koper Tertangkap, Apa Motif Pelaku Tega Mutilasi Uswatun Khasanah?

Pembunuh Mayat Janda dalam Koper Tertangkap, Apa Motif Pelaku Tega Mutilasi Uswatun Khasanah?

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 13:30 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×