Perjalanan Karier Rahmad Pribadi Mendorong Pertanian Modern di Indonesia

Vania Rossa

Selasa, 18 November 2025 | 13:37 WIB
Perjalanan Karier Rahmad Pribadi Mendorong Pertanian Modern di Indonesia
Rahmad Pribadi. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Rahmad Pribadi membawa angin segar bagi sektor pertanian lewat pendekatan modern berbasis data dan teknologi.
  • Pengalamannya dari tingkat global ia terapkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani di Indonesia.
  • Dari ruang kelas Harvard hingga ladang pertanian, ia mendorong transformasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Suara.com - Transformasi besar dalam industri pertanian kerap dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Beberapa tahun terakhir, sektor pangan Indonesia menghadapi tantangan yang tidak main-main—mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas petani.

Di tengah dinamika tersebut, muncul figur yang berhasil membawa angin segar dengan pendekatan lebih modern dan berbasis inovasi: Rahmad Pribadi.

Dengan latar belakang pendidikan global dan pengalaman panjang di berbagai industri, langkah-langkahnya menunjukkan bagaimana kepemimpinan visioner mampu menggerakkan perubahan dari kota besar sampai lahan-lahan pertanian.

Rahmad tidak datang dari dunia pertanian sejak awal. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, termasuk program di Harvard Kennedy School, ia meniti karier di sejumlah perusahaan multinasional.

Pengalaman itu membentuk pola pikirnya: bahwa industri apa pun—termasuk pertanian—tidak bisa lagi bergantung pada cara-cara lama.

Modernisasi adalah kunci utama untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Perjalanan karier Rahmad membawanya menjadi Direktur Utama Pupuk Indonesia, salah satu BUMN strategis yang memegang peran vital dalam rantai pasok pertanian nasional.

Di posisi ini, ia tidak hanya mengurusi soal pabrik atau distribusi pupuk. Ada misi yang lebih besar: mempercepat transformasi pertanian Indonesia agar lebih efisien, berdaya saing, dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

Salah satu pendekatan yang ia dorong adalah digitalisasi. Menurut Rahmad, pertanian modern harus berbasis data agar petani dapat mengambil keputusan yang tepat—mulai dari pemilihan waktu tanam hingga penggunaan pupuk yang sesuai.

baca juga

Teknologi bukan lagi pelengkap, melainkan kebutuhan dasar untuk menjaga produktivitas lahan.

Di berbagai kesempatan, ia memperkenalkan konsep pertanian presisi serta mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem pangan nasional.

Rahmad juga menekankan bahwa perubahan tidak mungkin terjadi tanpa membangun hubungan yang kuat dengan petani.

Baginya, mendengar langsung aspirasi dan tantangan di lapangan memberikan perspektif paling nyata tentang apa yang perlu dibenahi.

Karena itu, ia kerap turun ke daerah, mengunjungi desa-desa pertanian, dan berdialog dengan para pelaku di akar rumput.

Pendekatan ini memudahkannya mengambil keputusan berbasis kebutuhan nyata, bukan sekadar laporan di atas meja.

Di sisi lain, kepemimpinannya juga terlihat dari keberanian mengambil langkah-langkah reformasi internal di perusahaan.

Ia mengutamakan tata kelola yang transparan, efisiensi operasional, dan peningkatan kualitas layanan kepada petani.

Menurutnya, BUMN harus bergerak lincah layaknya perusahaan modern sekaligus tetap mengemban amanah negara untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kini, perjalanan Rahmad Pribadi menjadi contoh bagaimana figur dengan latar belakang global bisa memberi dampak nyata bagi sektor pertanian domestik.

Dari ruang kelas Harvard hingga ladang petani Indonesia, ia menunjukkan bahwa masa depan pangan nasional dapat dibangun melalui kombinasi ilmu, inovasi, kerja sama, dan empati.

Dalam dunia yang terus berubah, Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang mampu melihat luas dan bertindak dekat.

Dan di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, langkah-langkah Rahmad menjadi pengingat bahwa modernisasi bukan pilihan, melainkan keharusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan

Pupuk Indonesia Akan Revitalisasi 7 Pabrik Pupuk Tua, Cegah Pemborosan

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 14:10 WIB

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Harga Pupuk Subsidi Turun, Menko Pangan Apresiasi Pupuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 20:05 WIB

Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Tantangan Sektor Pangan Kian Kompleks, Dirut PT Pupuk Indonesia: Inovasi Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 06 November 2025 | 16:08 WIB

Terkini

8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

8 Parfum Wanita di Indomaret yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:35 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer Korea Terbaik untuk Kulit Glowing dan Cerah

5 Rekomendasi Moisturizer Korea Terbaik untuk Kulit Glowing dan Cerah

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:12 WIB

Apa Itu Maserasi Parfum? Proses yang Dipercaya Bikin Aroma Lebih Matang

Apa Itu Maserasi Parfum? Proses yang Dipercaya Bikin Aroma Lebih Matang

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:55 WIB

Pakai Retinol Malah Iritasi? Coba 5 Alternatif Kandungan yang Ramah Kulit Sensitif

Pakai Retinol Malah Iritasi? Coba 5 Alternatif Kandungan yang Ramah Kulit Sensitif

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:52 WIB

5 Serum Mengandung Tea Tree untuk Atasi Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Lebih Bersih

5 Serum Mengandung Tea Tree untuk Atasi Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Lebih Bersih

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:37 WIB

Masak Praktis Kian Jadi Kebutuhan, Air Fryer Tak Lagi Sekadar Alat Goreng Tanpa Minyak

Masak Praktis Kian Jadi Kebutuhan, Air Fryer Tak Lagi Sekadar Alat Goreng Tanpa Minyak

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:17 WIB

7 Zodiak Paling Dominan saat Berdebat, Argumen Sulit Dikalahkan Lawan

7 Zodiak Paling Dominan saat Berdebat, Argumen Sulit Dikalahkan Lawan

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:14 WIB

3 Sepatu Lari BRODO Terbaik untuk Pemula, Sesuai Klaim dan Review Pengguna

3 Sepatu Lari BRODO Terbaik untuk Pemula, Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:05 WIB

3 Sepatu Running BRODO untuk Lari 5-10K, Cek Harga dan Perbedaannya

3 Sepatu Running BRODO untuk Lari 5-10K, Cek Harga dan Perbedaannya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:20 WIB

Kipas Angin Berisik saat Dinyalakan? Ini Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya

Kipas Angin Berisik saat Dinyalakan? Ini Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:54 WIB

×