- Padusan adalah tradisi masyarakat Jawa berupa mandi bersama sehari sebelum Ramadan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.
- Tradisi yang berasal dari era Majapahit ini dilestarikan melalui pendekatan budaya oleh Wali Songo dan terkait Ruwahan.
- Tata cara pelaksanaannya mengikuti mandi wajib Islam, mencakup wudu, niat menghilangkan hadas besar, dan membersihkan tubuh.
2. Membersihkan Najis
Bersihkan kotoran atau najis yang masih melekat di tubuh.
3. Berwudu
Lakukan wudu seperti hendak salat, lalu membaca doa setelah wudu:
Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Latin:
Asyhadu al-lailaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh. Allaahummaj‘alnii minat-tawwaabiina waj‘alnii minal mutathahhiriin.
Artinya:
“Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci.”
4. Niat Mandi Wajib
Guyur kepala tiga kali sambil berniat menghilangkan hadas besar.
Bacaan niat mandi wajib dalam bahasa Arab:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Nawaitul ghusla li raf‘il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta‘aalaa.
Artinya:
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.”
5. Mengguyur Seluruh Tubuh
- Guyur bagian kanan tiga kali.
- Guyur bagian kiri tiga kali.
- Gosok seluruh tubuh, termasuk sela-sela kulit dan pangkal rambut.
- Pastikan air mengalir merata.
Jika tidak sengaja menyentuh kemaluan setelah wudu, dianjurkan untuk berwudu kembali.