Suara.com - Menjelang Lebaran Idul Fitri 2026 atau 1447 Hijriah yang tinggal hitungan minggu, informasi seputar mekanisme tukar uang baru di bank melonjak drastis. Tradisi berbagi THR dalam bentuk uang pecahan baru khususnya kepada anak kecil, masih menjadi kebiasaan tahunan yang sulit ditinggalkan. Banyak masyarakat yang telah menyiapkan dana berjuta-juta untuk dibagikan saat hari raya.
Namun, sama halnya seperti tahun-tahun lalu, penukaran uang baru di bank tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat kuota dan pembatasan per individu sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau KTP. Oleh sebab itu, masyarakat perlu memahami mekanisme penukaran uang di bank termasuk biaya admin.
Apakah Tukar Uang Baru di Bank Kena Biaya Admin?
Secara umum, menukar uang baru di bank resmi (BRI, BCA, BNI, Mandiri, dll) ataupun melalui Kas Keliling Bank Indonesia tidak dikenakan biaya administrasi apapun alias gratis. Jumlah uang yang diterima sama persis dengan nominal yang telah diserahkan.
Hal ini tentu berbeda dengan jasa penukaran uang baru yang ada di pinggir jalan. Biasanya, penyedia jasa akan memotong biaya sebesar 10-15% dari jumlah uang yang akan ditukarkan.
Mengapa Harus Menukar Uang Baru di Bank Resmi?
Masyarakat sangat disarankan melakukan penukaran uang baru di jalur resmi (Perbankan dan Bank Indonesia), adapun alasannya yaitu:
1. Jaminan Keaslian (Zero Counterfeit Risk)
Risiko menerima uang palsu di bank sama sekali tidak ada. Sebab bank sudah memiliki mesin sortir dan deteksi uang palsu yang sangat canggih. Sehingga seluruh uang yang diterima di jamin keasliannya.
2. Tanpa Biaya (No Hidden Fees)
Seperti dijelaskan sebelumnya, penukaran di bank dilakukan dengan nilai 1:1. Apabila kamu menukarkan Rp1.000.000 dengan pecahan Rp10.000, maka kamu akan mendapatkan pecahan uang baru dengan nilai yang sama.
Baca Juga: Batas Maksimal Penukaran Uang Baru di BI 2026, Cek Rincian Nominal dan Jadwalnya
3. Kondisi Uang Prima
Bank 100 persen menjamin uang yang diterima adalah uang emisi terbaru atau uang dalam kondisi layak edar yang belum lecek ataupum luluh.
4. Nominal yang Pas
Uang baru biasanya sudah dipaketkan dalam banderol resmi per 100 lembar, sehingga kesalahan hitung tidak akan terjadi.
Dari banyaknya keuntungan yang didapat, namun ada batas kuota penukaran uang baru di bank. Batas maksimal atau kuota penukaran bervariasi setiap tahunnya, tergantung pada kebijakan Bank Indonesia. Akan tetapi, rata-rata paket penukaran maksimal berkisar antara Rp3.800.000 hingga Rp4.000.000 per KTP per hari.
Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia
Menukar uang baru di Bank Indonesia, kini bisa dilakukan dengan mudah melalui beberapa cara yang praktis dan cepat. Berikut adalah caranya:
1. Melalui Aplikasi Pintar
Cara pertama menukarkan uang baru bisa dilakukan melalui aplikasi PINTAR BI. Lewat layanan daring, kamu bisa memilih lokasi dan jadwal penukaran dari rumah atau dari mana saja. Berikut ini langkah-langkah penukaran uang baru melalui PINTAR BI:
- Buka situs resmi PINTAR BI di alamat pintar.bi.go.id.
- Masuk di halaman utama, pilih menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
- Pilih provinsi sesuai dengan lokasi penukaran yang diinginkan.
- Tentukan kota, lokasi, hingga tanggal penukaran yang masih tersedia, lalu klik “Pilih”.
- Isi data diri seperti nama lengkap, NIK KTP, nomor HP, serta email aktif. Pastikan data yang dimasukkan sudah benar, kemudian klik “Lanjutkan”.
- Pilih jumlah dan pecahan uang yang ingin ditukarkan.
- Apabila sudah sesuai, kamu bisa klik “Konfirmasi Pemesanan”.
- Unduh bukti pemesanan yang dikirim melalui email dan simpan untuk ditunjukkan ketika penukaran.
2. Melalui Kas Keliling
Setelah melakukan pemesanan, maka kamu bisa segera kunjungi lokasi Kas Keliling BI sesuai dengan jadwal yang sudah dipilih sebelumnya. Proses penukaran uang baru in8 cukup sederhana dan tidak memakan waktu lama. Berikut adalah alur penukaran uang baru di lokasi Kas Keliling BI:
- Siapkan KTP dan bukti pemesanan uang, bisa ditunjukkan dalam bentuk digital maupun cetak.
- Datang langsung ke lokasi Kas Keliling BI sesuai dengan tanggal dan waktu yang tertera pada bukti pemesanan.
- Serahkan uang yang hendak ditukarkan kepada petugas sesuai dengan nominal dan pecahan yang telah dipilih ketika pemesanan.
- Terakhir, Petugas akan memproses penukaran dan kamu bisa langsung menerima uang baru sesuai pesanan.
3. Melalui Bank Umum
Sebelum menukar uang baru ke bank, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pastikan terlebih dahuly apakah bank tujuan memprioritaskan nasabahnya sendiri atau tidak. Cari tahu pula batas maksimal penukaran uang baru, supaya kamu dapat menyiapkan uang dengan nominal yang sesuai.
Setelah semuanya siap, maka herikut ini alur penukaran uang baru di bank umum:
- Datang langsung ke kantor cabang bank umum yang menyediakan layanan penukaran uang baru.
- Sampaikan kepada petugas jika kamu ingin menukarkan uang baru.
- Ambil nomor antrean serta tunggu hingga giliran kamu dipanggil.
- Saat sudah dipanggil, jelaskan keperluanmu kepada teller lalu serahkan uang yang hendak ditukarkan.
- Berikutnya, teller akan memproses penukaran sesuai dengan ketentuan bank.
- Setelah semuanya selesai, maka kamu akan menerima uang baru sesuai dengan nominal yang ditukarkan.
Demikian tadi ulasan seputar apakah tukar uang baru di bank kena biaya admin. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, penukaran uang baru di bank sama sekali tidak dikenai biaya admin.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari