Suara.com - Setiap kali masuk bulan suci Ramadan, umat muslim menantikan kehadiran malam ke-21. Sebagai isyarat adanya fase istimewa yang penuh kasih sayang, keberkahan dan ampunan.
Malam istimewa selalu dinanti umat muslim saat bulan Ramadan yakni Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur’an dan berbagai riwayat menyebutkan bahwa pada waktu tersebut, nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Sebagaimana tercantum dalam surah Al-Qadr, Allah telah menurunkan Al-Qur'an pada malam penuh kebaikan tersebut.
إِنَّا أَنْزَلْنَهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١ وَمَا أَدْرَكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ٣ تَنَزَّلُ الْمَلَئِكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ٤ سَلْمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ٥
Artinya:
“Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala urusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar." (QS Al Qadr: 1-5)
Malam Lailatul Qadar umumnya terjadi dalam 10 hari terakhir di bulan Ramadan, seperti yang tercantum dalam sejumlah hadits Rasulullah SAW. Salah satunya dari Aisyah RA bahwa Rasulullah bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعَنْ عَائِشَةَ فِي الْوَتْرِ مِنَ العَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: "Bersungguh-sungguhlah kalian mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari 10 malam terakhir bulan Ramadan." (HR Bukhari, shahih)
Baca Juga: Berapa Nominal THR Ideal Buat Keponakan? Ini Panduan Pembagiannya
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Melansir dari laman resmi NU, Lailatul Qadar mempunyai keutamaan yang luar biasa, di dalamnya Al-Qur’an diturunkan sebagai pembeda antara yang hak dan bathil. Sebenarnya masih banyak lagi keutamaannya.
Selain itu, mengulik dari Jabal al-Hasanat bi Daqa'iq Ma'dudat karya Abu Thalhah Muhammad Yunus bin Abdus Sitar yang diterjemahkan oleh Misbah Sholihin, Ibnu Katsir dalam tafsir surah Al-Qadr ayat 1-2 berkata:
"Ketika ibadah pada malam Lailatul Qadar itu sebanding dengan ibadah seribu bulan, maka dalam Shahih Bukhari dan Muslim juga menetapkan bahwa ada hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, 'Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan harapan mendapatkan pahala, maka Allah akan mengampuninya atas dosa yang telah diperbuatnya'."
Tidak hanya itu saja, al-Qurthubi dalam al-Muwaththa mengatakan bahwa Imam Malik berdasarkan riwayat Ibnu Qasim dan yang lainnya berkata:
"Aku mendengar orang yang aku percaya, dia berkata, 'Sesungguhnya Rasulullah SAW telah melihat umur-umur umat sebelumnya. Seakan-akan umur umatnya di sepanjang hidupnya telah terbuang dengan sia-sia. Mereka tidak mempergunakan umur tersebut sebagaimana umat-umat yang lain. Maka dari itu, Allah memberikan anugerah berupa Lailatul Qadar dan menjadikannya lebih baik daripada seribu bulan'."
Begitu mulianya malam tersebut, maka tidak mengherankan umat muslim kokoh memburu malam Lailatul Qadar dengan berbagai amalan mulia. Contohnya seperti i’tikaf di masjid, shalat malam, membaca Al-Qur’an, memperbanyak istighfar, doa dan dzikir.
Momen tersebut mulai malam ke-21 Ramadan. Lantas, malam Lailatul Qadar jatuh pada tanggal berapa? Berikut penjelasan singkatnya.
Malam 21 Ramadan Versi Pemerintah
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag RI) telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H, jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui sidang isbat. Sehingga, malam ke-21 Ramadan jatuh pada 10 Maret 2026.
Berikut rangkaian jadwal 10 hari terakhir Ramadan, waktu yang tepat untuk memburu Lailatul Qadar.
● Hari ke-21 Ramadan: Rabu, 11 Maret 2026
● Hari ke-22 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
● Hari ke-23 Ramadan: Jumat, 13 Maret 2026
● Hari ke-24 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
● Hari ke-25 Ramadan: Minggu, 15 Maret 2026
● Hari ke-26 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
● Hari ke-27 Ramadan: Selasa, 17 Maret 2026
● Hari ke-28 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026
● Hari ke-29 Ramadan: Kamis, 19 Maret 2026
● Hari ke-30 Ramadan: Jumat, 20 Maret 2026
Malam 21 Ramadan Versi Muhammadiyah
Sejak penetapan awal Ramadan 1447 H berbeda dengan Pemerintah. 1 Ramadan 1447 H jatuh pada 18 Maret 2026 yang mana menggunakan metode hisab serta sudah tertuang Maklumat PP Muhammadiyah.
Jika dirunut dari Maklumat tersebut, maka malam ke-21 Ramadan jatuh pada 9 Maret 2026, maju sehari dengan versi Pemerintah.
Dengan demikian rincian jadwal 10 hari terakhir Ramadan versi Muhammadiyah dijabarkan berikut ini.
● Hari ke-21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026
● Hari ke-22 Ramadan: Rabu, 11 Maret 2026
● Hari ke-23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
● Hari ke-24 Ramadan: Jumat, 13 Maret 2026
● Hari ke-25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
● Hari ke-26 Ramadan: Minggu, 15 Maret 2026
● Hari ke-27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
● Hari ke-28 Ramadan: Selasa, 17 Maret 2026
● Hari ke-29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026
● Hari ke-30 Ramadan: Kamis, 19 Maret 2026.
Kontributor : Damayanti Kahyangan