Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:08 WIB
Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya
Beda Ruam Campak dan Cacar. (Freepik)

Setelah itu, muncul bintik merah kecil di kulit yang dengan cepat berubah menjadi benjolan berisi cairan. Benjolan ini biasanya terasa sangat gatal dan dapat pecah dengan mudah.

Perbedaan utama dari ruam cacar air adalah bentuknya yang bervariasi. Dalam satu waktu, ruam dapat terlihat dalam beberapa tahap sekaligus, mulai dari bintik merah, lepuhan berisi cairan, hingga luka yang mengering.

Pola penyebaran ruam cacar air juga berbeda. Biasanya ruam muncul terlebih dahulu di dada dan punggung, kemudian menyebar ke wajah, kulit kepala, serta seluruh tubuh.

Tidak seperti campak, cacar air tidak selalu disertai batuk, pilek, atau mata merah. Gejalanya juga cenderung lebih singkat, yaitu sekitar satu minggu hingga luka mengering dan membentuk keropeng.

Perbedaan Pola Ruam Campak dan Cacar

Jika dilihat dari tampilannya, ruam campak dan cacar sebenarnya memiliki karakteristik yang cukup berbeda. Pada campak, ruam biasanya berbentuk bercak merah datar yang dapat saling menyatu. Penyebarannya terjadi secara berurutan dari wajah ke bagian tubuh bawah.

Sementara itu, cacar air memiliki ruam berupa lepuhan berisi cairan yang terasa sangat gatal. Penyebarannya tidak selalu berurutan dan bisa muncul acak di berbagai bagian tubuh.

Selain itu, ruam cacar biasanya mengalami beberapa tahap sekaligus, mulai dari bintik, lepuhan, hingga keropeng.

Campak dan cacar air sama-sama penyakit menular, tetapi cara penularannya memiliki sedikit perbedaan. Campak termasuk penyakit yang sangat mudah menyebar melalui udara.

Baca Juga: Kota Yogyakarta Catat 6 Kasus Positif Campak, Dinkes Sebut Masih Ada Warga Anti Vaksin

Virusnya dapat berpindah melalui percikan air liur atau droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Bahkan, seseorang bisa tertular tanpa harus melakukan kontak langsung dengan penderita.

Sementara itu, cacar air lebih sering menular melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuhan ruam. Penularan juga bisa terjadi melalui percikan air liur, tetapi biasanya lebih mudah terjadi jika seseorang menyentuh ruam penderita.

Karena itu, penderita cacar air biasanya dianjurkan untuk menghindari kontak fisik dengan orang lain hingga ruam mengering.

Perbedaan Pengobatan Campak dan Cacar

Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus, penanganan campak dan cacar air memiliki beberapa perbedaan. Hingga saat ini, belum ada obat khusus yang dapat membunuh virus penyebab campak.

Oleh karena itu, pengobatan biasanya bertujuan untuk membantu tubuh melawan infeksi dan meredakan gejala yang muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI