Cara Kerja Inhaler
Dalam dunia medis medis, inhaler bekerja dengan cara mengantarkan obat secara langsunh ke saluran pernapasan. Umumnya, inhaler disalurkan dalam bentuk partikel halus yang bercampur dengan udara.
Obat satu ini memiliki fungsi untuk melegakan saluran napas yang menyempit hingga mengurangi peradangan. Inhaler bukan merupakan makanan atau minuman, dan penggunaannya tidak bertujuan sebagai asupan nutrisi bagi tubuh.
Dalam kajian fikih kontemporer pun, menghirup inhaler dinilai tidak membatalkan puasa lantaran obat masuk melalui saluran pernapasan, tidak melalui saluran pencernaan. Tak sampai di situ, penggunaannya bersifat terapeutik.
Cara Aman Menggunakan Inhaler Saat Puasa?
Agar ibadah puasa Ramadhan tetap lancar, berikut beberapa langkah aman untuk menggunakan inhaler:
1. Gunakan inhaler pengontrol sesuai dengan anjuran dokter.
2. Menyesuaikan jadwal obat saat sahur dan berbuka, jika memungkinkan.
3. Boleh menggunakan inhaler pelega apabila terjadi serangan sesak di siang hari.
4. Melakukan kontrol rutin untuk memastikan kondisi stabil selama Ramadan.
5. Menghindari faktor risiko yang memperparah keadaan seperti asap rokok, debu, dan kelelahan.
Demikian pembahasan tentang bolehkah menghirup inhaler saat puasa. Berdasarkan syariat, aktivitas tersebut tidak membatalkan puasa asalkan dilakukan dengan tepat dan tanpa berlebihan.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari