4. Tambahkan Doa dan Harapan Baik
Balasan akan terasa lebih bermakna jika disertai doa. Kamu bisa mendoakan kesehatan, kebahagiaan, hingga kesuksesan dalam pekerjaan.
Contoh:
"Semoga Bapak/Ibu dan keluarga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan."
5. Sesuaikan Gaya Bahasa dengan Lawan Bicara
Untuk rekan kerja, kamu bisa menggunakan bahasa yang lebih santai, tetapi tetap sopan. Sementara untuk atasan, tetap jaga formalitas.
Contoh:
Untuk atasan: "Terima kasih banyak atas perhatiannya, Bapak/Ibu. Selamat Lebaran, mohon maaf lahir batin. Semoga Bapak/Ibu beserta keluarga selalu dilimpahi kesehatan dan kebahagiaan."
Untuk rekan kerja: "Selamat Lebaran ya! Mohon maaf lahir batin kalau selama kerja bareng ada salah. Semoga liburannya seru!"
6. Balas Sesuai dengan Jenis Ucapannya
Jika kamu menerima ucapan dengan kalimat tertentu, sebaiknya balas dengan doa serupa agar terasa lebih nyambung.
"Taqabbalallahu minna wa minkum": bisa dibalas dengan "Minna waminkum taqobbal ya karim"
"Minal aidin wal faizin": balas dengan kalimat serupa dan tambahan permohonan maaf
"Eid Mubarak: bisa dijawab dengan "Allahu yubariku fiik" yang berarti semoga Allah memberkahimu."
7. Hindari Balasan Terlalu Singkat atau Hanya Stiker