Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Diangkat Jadi PPPK? Ini Penjelasan Lengkapnya

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Kamis, 09 April 2026 | 14:09 WIB
Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Diangkat Jadi PPPK? Ini Penjelasan Lengkapnya
Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Jadi PPPK? (polkam.go.id)

Suara.com - Rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Merah Putih tengah ramai dibicarakan, terutama di kalangan fresh graduate yang sedang mencari peluang kerja sekaligus pengalaman.

Program ini dianggap menarik karena menawarkan prospek karier sekaligus kesempatan untuk berkontribusi secara langsung bagi masyarakat.

Seiring tingginya minat pendaftar, muncul rasa penasaran terkait apakah SPPI Koperasi Merah Putih jadi PPPK?

Pertanyaan ini mencuat karena banyak calon pelamar ingin memastikan status kepegawaian program ini, terutama terkait peluang menjadi ASN di masa depan.

Untuk menjawabnya, simak penjelasan lengkap terkait pengertian SPPI, statusnya, hingga peluang dan ketentuan yang perlu diketahui.

Mengenal Program SPPI Koperasi Merah Putih

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu langkah besar pemerintah dalam membangun ekonomi dari desa.

Lewat program ini, pemerintah ingin menciptakan koperasi yang kuat, modern, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Sementara itu, mengutip dari situs resminya, SPPI merupakan program nasional yang dirancang untuk melibatkan sarjana muda dalam pengembangan ekonomi desa melalui koperasi.

Dalam program ini, peserta akan ditempatkan di berbagai daerah untuk membantu mengelola dan mengembangkan Koperasi Merah Putih.

Peran SPPI cukup penting, terutama di tahap awal pembentukan koperasi. Mereka bertugas membantu operasional, menyusun sistem manajemen, hingga memastikan koperasi bisa berjalan secara profesional.

Program ini juga tidak hanya berfokus pada pekerjaan semata, tetapi juga pengembangan diri. Peserta akan mendapatkan pelatihan, pengalaman kerja langsung, serta kesempatan membangun jaringan di tingkat nasional.

Apakah SPPI Koperasi Merah Putih Jadi PPPK?

SPPI tidak otomatis menjadi PPPK. Perlu dicatat bahwa SPPI adalah program berbasis kontrak dengan masa kerja tertentu, umumnya sekitar 2 tahun.

Peserta direkrut sebagai tenaga profesional yang bertugas mempercepat pembentukan dan penguatan koperasi di berbagai daerah. Jadi, statusnya bukan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sementara itu, PPPK merupakan bagian dari ASN yang diangkat oleh pemerintah daerah.

Dalam program Koperasi Merah Putih, PPPK memiliki peran berbeda, yaitu lebih fokus pada administrasi dan menjadi penghubung antara koperasi dengan pemerintah.

Pemerintah memang berencana menugaskan ASN daerah untuk terlibat dalam program ini. Namun, posisi tersebut diisi oleh PPPK atau ASN yang sudah ada, bukan dari peserta SPPI.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa SPPI dan PPPK adalah dua jalur yang berbeda, meskipun sama-sama terlibat dalam program koperasi desa.

Syarat Daftar SPPI Koperasi Merah Putih

Pendaftaran SPPI Koperasi Merah Putih masih dibuka hingga 17 April 2026. Program ini menyediakan lebih dari 10.000 posisi dengan kontrak selama 2 tahun, dan peserta yang lolos akan ditempatkan di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebelum mendaftar, ada beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi, antara lain:

  • Lulusan S1 dari semua jurusan
  • Usia maksimal 35 tahun
  • Bersedia mengabdi selama 2 tahun
  • Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

Selain itu, pelamar juga perlu menyiapkan dokumen penting seperti:

  • Ijazah dan transkrip nilai
  • CV terbaru dan pas foto
  • KTP
  • SKCK aktif
  • Surat keterangan sehat
  • Surat lamaran kerja
  • Pakta integritas

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi. Setelah itu, peserta akan melewati beberapa tahapan seleksi seperti verifikasi administrasi, psikotes, tes kesehatan, hingga pelatihan sebelum diterjunkan ke lapangan.

Demikianlah penjelasan lengkap terkait apakah SPPI Koperasi Merah Putih jadi PPPK, sehingga calon pelamar dapat memahami statusnya sebelum memutuskan untuk mendaftar.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:25 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih

Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Terkini

Perjalanan Karier Luke Thomas Mahony, WN Australia yang Kini Jadi Bos DSI

Perjalanan Karier Luke Thomas Mahony, WN Australia yang Kini Jadi Bos DSI

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:33 WIB

Contoh Khutbah Idul Adha 2026 yang Singkat, Padat, dan Mengharukan

Contoh Khutbah Idul Adha 2026 yang Singkat, Padat, dan Mengharukan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:27 WIB

Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok

Aurelie Moeremans Cerita Adaptasi Jadi Ibu Baru, dari Begadang sampai Pilih Popok

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:24 WIB

7 Sunscreen Mengandung Centella, Menenangkan Kulit Sensitif dan Berjerawat

7 Sunscreen Mengandung Centella, Menenangkan Kulit Sensitif dan Berjerawat

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

4 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali Super Empuk, Jalan Kaki Seharian Tetap Nyaman

4 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali Super Empuk, Jalan Kaki Seharian Tetap Nyaman

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:53 WIB

Djakarta Ennichi 2026 Batal Mendadak, Peserta Luar Kota Terlantar di Perjalanan

Djakarta Ennichi 2026 Batal Mendadak, Peserta Luar Kota Terlantar di Perjalanan

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut

4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:24 WIB

Djakarta Ennichi 2026 Resmi Batal Digelar di Lapangan Banteng Jakarta

Djakarta Ennichi 2026 Resmi Batal Digelar di Lapangan Banteng Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:39 WIB

TACTFLOW Resmi Hadir di Indonesia, Usung Konsep Lifestyle untuk Self-Moment yang Lebih Berkualitas

TACTFLOW Resmi Hadir di Indonesia, Usung Konsep Lifestyle untuk Self-Moment yang Lebih Berkualitas

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:37 WIB

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Kapan Hari Arafah 2026? Lakukan Amalan Sunah Ini agar Dosa 2 Tahun Terhapus

Lifestyle | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:07 WIB