Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 23 April 2026 | 10:44 WIB
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
Owa Jawa berada di hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/11).

Belajar dari Pengetahuan Lokal

Potret Pembagian Kalender KIARA 2026 Kepada Masyarakat Dalam Acara Sosialisai Owa Jawa (instagram/@yayasankiara)
Potret Pembagian Kalender KIARA 2026 Kepada Masyarakat Dalam Acara Sosialisai Owa Jawa (instagram/@yayasankiara)

Salah satu prinsip utama KIARA adalah menghargai pengetahuan masyarakat lokal. Rahayu menekankan bahwa peneliti bukan satu-satunya sumber pengetahuan mengenai hutan. Oleh karena itu, KIARA berupaya menggabungkan pengetahuan ilmiah dengan pengetahuan lokal. 

“Masyarakat lokal yang sudah hidup berdampingan dengan hutan, berinteraksi dengan hutan selama sekian generasi pun memiliki pengetahuan lokal.” tegas Rahayu. 

“Sehingga pada akhirnya solusi konservasi bukan hanya berasal dari kita sebagai outsider, tetapi sesuatu yang memang nantinya akan dimiliki oleh bersama-sama semua pihak” katanya. 

Rahayu juga percaya bahwa konservasi bukan tentang hanya menyelamatkan spesies satwa liar atau misalkan tumbuhan tertentu, tetapi juga bagaimana dapat melibatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama dalam upaya pelestarian tersebut.

Konservasi yang Inklusif

Potret Kegiatan Rasamala (Rangkaian Kegiatan Eksplorasi Bersama ) yang Diselenggarakan oleh Yayasan KIARA (instagram/@yayasankiara)
Potret Kegiatan Rasamala (Rangkaian Kegiatan Eksplorasi Bersama ) yang Diselenggarakan oleh Yayasan KIARA (instagram/@yayasankiara)

KIARA tidak ingin hasil penelitian terkurung dalam bahasa saintifik yang sulit untuk dimengerti. Mereka ingin menyebarluaskan informasi agar semua orang bisa ikut peduli tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan konservasi. Lebih jauh lagi, KIARA ingin berkomitmen untuk menjadi ruang terbuka bagi anak muda Indonesia untuk mempelajari primata dan konservasi. 

“Kami membuka kesempatan bagi anak muda melalui program riset dan monitoring serta skema Beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Harapannya nantinya di masa depan semakin banyak konservasionis yang berasal dari Indonesia ” tutupnya. 

Penulis: Natasha Suhendra 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini

Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 16:30 WIB

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:00 WIB

4 Jenis Ikan Belida yang Nyaris Punah Berhasil Dikonservasi di Sungai Musi

4 Jenis Ikan Belida yang Nyaris Punah Berhasil Dikonservasi di Sungai Musi

News | Senin, 13 April 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah

Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:32 WIB

BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?

BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:18 WIB

Siapa Promotor Hammersonic Festival 2026? Refund Tiket 100 Persen usai Jadi Konser Privat

Siapa Promotor Hammersonic Festival 2026? Refund Tiket 100 Persen usai Jadi Konser Privat

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:13 WIB

Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya

Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 10:04 WIB

Saat Udara Rumah Tak Lagi Aman, Inovasi Pemurni Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Saat Udara Rumah Tak Lagi Aman, Inovasi Pemurni Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 09:55 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Rincian Tarif Listrik Terbaru

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Rincian Tarif Listrik Terbaru

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 09:31 WIB

Sabun Cuci Muka Bagus pH Berapa? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Aman

Sabun Cuci Muka Bagus pH Berapa? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Aman

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 09:15 WIB

6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa

6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 08:02 WIB

5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama

5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 07:25 WIB

6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli

6 Parfum Aroma Melon Paling Wangi, Sensasi Segar dan Manis Seperti Buah Asli

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 07:23 WIB