Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya

Ruth Meliana

Kamis, 09 Juli 2026 | 07:39 WIB
Gunung Kawi Bayar Berapa? Ini Sejarah, Jalur Pendakian, Harga Tiket, dan Daya Tariknya
ilustrasi Gunung Kawi (Wikimedia Commons/Chainwit)
baca 10 detik
  • Gunung Kawi di perbatasan Malang dan Blitar merupakan destinasi pendakian serta ziarah dengan ketinggian 2.551 mdpl.
  • Biaya masuk pendakian jalur resmi sangat terjangkau, yaitu hanya sebesar Rp20.000 per orang untuk setiap pendaki.
  • Gunung ini menawarkan kombinasi pengalaman alam menantang, panorama indah, serta nuansa spiritual yang kental bagi pengunjung.

Suara.com - Gunung Kawi merupakan salah satu gunung berapi tua yang sudah lama tidak aktif dan menjadi destinasi favorit para pendaki serta peziarah di Jawa Timur. Terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, gunung ini menawarkan kombinasi petualangan alam, sejarah mistis, serta pemandangan yang memukau.

Bagi yang bertanya “Gunung Kawi bayar berapa?”, biaya aksesnya sangat terjangkau, sehingga cocok untuk pendaki pemula hingga berpengalaman.

Harga Tiket Masuk Gunung Kawi

Harga tiket pendakian Gunung Kawi relatif murah dibandingkan gunung-gunung populer lainnya di Jawa Timur:

  • Tiket Pendakian Jalur Resmi (misalnya via Ngantang/Precet menuju Puncak Kawinajang): Rp20.000 per orang.
  • Pesarean Gunung Kawi (area ziarah): Rp5.000 – Rp10.000.
  • Parkir: Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
  • Tiket anak (tergantung jalur) bisa lebih rendah, dan beberapa spot wisata di lereng seperti Taman Wisata Selo Agung atau Umbulan Tanaka juga memiliki tarif Rp5.000–15.000.

Harga tersebut sudah mencakup akses ke jalur resmi. Pendaki disarankan melakukan registrasi online atau di basecamp untuk alasan keamanan. Biaya ini bisa sedikit berubah pada musim libur atau hari besar.

Lokasi dan Karakteristik Gunung Kawi

Gunung Kawi berdiri dengan ketinggian 2.551 mdpl (meter di atas permukaan laut), dengan puncak tertinggi sering disebut Puncak Batu Tulis atau Puncak Kawinajang.

Gunung ini merupakan bagian dari kompleks Pegunungan Putri Tidur dan menawarkan panorama indah ke arah Gunung Butak, Mahameru, serta perkebunan teh di Blitar.

Suasana di Gunung Kawi cenderung sepi dan mistis, berbeda dengan gunung ramai seperti Bromo atau Semeru.

Banyak pendaki yang datang bukan hanya untuk mencapai puncak, tapi juga untuk berziarah ke Pesarean Gunung Kawi, yang dipercaya sebagai tempat spiritual penting.

Sejarah dan Cerita Mistis Gunung Kawi

Gunung Kawi menyimpan banyak legenda. Konon, puncaknya pernah menjadi tempat pertapaan atau muksa tokoh-tokoh kerajaan seperti Prabu Kamuswara dari Kerajaan Kediri atau Mpu Sindok dari Mataram Kuno.

baca juga

Area Keraton Gunung Kawi di lerengnya menjadi bukti jejak sejarah tersebut. Karena nuansa spiritual yang kental, banyak peziarah yang datang untuk selamatan atau ritual, meski pendakiannya tetap menjadi daya tarik utama.

Jalur Pendakian Populer Gunung Kawi

Beberapa jalur pendakian yang biasa digunakan:

  • Via Precet (Wagir, Malang): Jalur paling populer, estimasi 6–8 jam ke puncak. Terdapat mata air di beberapa pos.
  • Via Keraton: Lebih panjang (bisa 10–12 jam), kental dengan nuansa sejarah dan spiritual.
  • Via Panderman / Butak: Melalui Kota Batu.
  • Via Kucur (Dau) dan Jalur Blitar (Sirah Kencong): Memberikan pengalaman berbeda dengan pemandangan perkebunan teh.

Treknya cukup menantang dengan tanjakan curam, terkenal dengan “Tanjakan Istighfar”, hutan lebat, dan sabana di dekat puncak. Terdapat mata air dan area camping seperti Sabana Kawi.

Pendakian terbaik dilakukan pada musim kemarau untuk menghindari licinnya jalur.

Daya Tarik Utama Gunung Kawi

Pemandangan Puncak: Saat matahari terbit atau terbenam, panorama pegunungan Jawa Timur terlihat gagah, termasuk Mahameru di kejauhan.

  • Pesarean dan Keraton: Tempat ziarah yang tenang.
  • Flora & Fauna: Hutan pinus, edelweis, dan berbagai burung endemik.
  • Suasana Tenang: Cocok bagi pendaki yang mencari pengalaman reflektif dan jauh dari keramaian.

Tips Pendakian ke Gunung Kawi

  • Persiapan Fisik: Treknya melelahkan, terutama tanjakan panjang. Latih stamina sebelum mendaki.
  • Perlengkapan: Jaket tebal (suhu di puncak bisa rendah), headlamp, tenda, sleeping bag, dan logistik cukup untuk 2–3 hari.
  • Cuaca: Cek prakiraan cuaca. Hindari musim hujan karena jalur licin dan rawan kabut.
  • Registrasi: Selalu daftar di basecamp resmi dan ikuti aturan (leave no trace).
  • Panduan Lokal: Gunakan jasa porter atau guide untuk jalur pertama kali.
  • Kombinasi Wisata: Kunjungi lereng Gunung Kawi seperti Lembah Indah Malang atau perkebunan teh di Blitar.

Gunung Kawi menawarkan pengalaman yang berbeda, petualangan alam yang menantang sekaligus ketenangan spiritual. Dengan tiket masuk hanya Rp20.000, gunung ini menjadi pilihan hemat namun berkesan bagi pecinta alam dan sejarah Jawa Timur. Baik untuk pendaki pemula yang ingin mencoba trek sedang maupun peziarah yang mencari kedamaian.

Jadi, Gunung Kawi bayar berapa? Jawabannya sangat terjangkau! Siapkan fisik, mental, dan jiwa petualangmu, lalu nikmati keindahan serta misteri yang disimpan gunung ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

Siapa Eyang Djoego? Ini Sosok Asli di Balik Makam Keramat Gunung Kawi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 16:00 WIB

Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat

Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:34 WIB

Sarwendah Unggah Foto di Gunung Kawi, Tegaskan Datang Bukan untuk Ritual

Sarwendah Unggah Foto di Gunung Kawi, Tegaskan Datang Bukan untuk Ritual

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Terkini

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Ramalan 12 Shio Hari Ini 9 Juli 2026: Shio Naga hingga Babi Dihujani Hoki Besar

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:26 WIB

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

4 Pilihan Sampo Terbaik untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal, Tak Bikin Rambut Kering

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:15 WIB

Weton Kamis Pahing Tibo Lungguh Artinya Apa? 9 Juli 2026 Bakal Dihujani Keberuntungan

Weton Kamis Pahing Tibo Lungguh Artinya Apa? 9 Juli 2026 Bakal Dihujani Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:15 WIB

3 Zodiak yang Menikmati Keberuntungan 9 Juli 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

3 Zodiak yang Menikmati Keberuntungan 9 Juli 2026, Rezeki dan Asmara Lancar

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Zodiak 9 Juli 2026: Karier dan Keuangan 5 Zodiak Ini Diprediksi Melejit!

Ramalan Zodiak 9 Juli 2026: Karier dan Keuangan 5 Zodiak Ini Diprediksi Melejit!

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:50 WIB

Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner

Khawatir Masa Depan Anak di Era AI? Ini Rahasia Menyiapkannya Menjadi Lifelong Learner

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 06:00 WIB

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya

Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:05 WIB

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:40 WIB

Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah

Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah

Lifestyle | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:15 WIB

×