Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming

Vania Rossa

Rabu, 22 Juli 2026 | 21:56 WIB
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming
Ilustrasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). (Dok. Univ Mercu Buana)
baca 10 detik
  • Universitas Mercu Buana memasang panel surya di Agro Edu Wisata Kembangan Utara untuk menekan biaya operasional pertanian.
  • Kelompok tani mendapatkan pelatihan pengoperasian sistem dan edukasi energi terbarukan guna mencapai kemandirian energi perkotaan.
  • Program ini diharapkan menjadi model urban farming berkelanjutan serta berkontribusi mendukung pencapaian tujuan pembangunan global.

Suara.com - Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mulai diterapkan di kawasan urban farming sebagai solusi untuk menekan biaya operasional sekaligus mendukung penggunaan energi bersih.

Langkah ini dilakukan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Mercu Buana di Agro Edu Wisata Kelompok Tani Gabungan Semua Gang (GSG) 07, Kelurahan Kembangan Utara, Jakarta Barat.

Program tersebut merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Pendanaan 2026, berdasarkan Kontrak Induk Nomor 206/C3/DT.05.00/PM/2026 serta Kontrak Turunan Nomor 0694/LL3/DT.06.01/2026 dan 01-1-4/025/SPK-PKM/V/2026.

Program ini tidak hanya menghadirkan instalasi panel surya, tetapi juga membekali anggota kelompok tani dengan pelatihan pengoperasian sistem PLTS, pemeliharaan, edukasi energi terbarukan, hingga pengelolaan keuangan sederhana.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mercu Buana, Wieta Chairunesia, mengatakan program tersebut merupakan bentuk penerapan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian energi.

"Kami berharap program ini tidak berhenti pada pemasangan panel surya semata, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan energi terbarukan secara mandiri," ujar Wieta.

Potensi Besar Energi Surya di Urban Farming

Sebelum program dijalankan, tim melakukan survei di Agro Edu Wisata GSG 07. Kawasan ini memiliki dua unit greenhouse, 22 instalasi hidroponik, enam kolam budidaya ikan, area kebun sekitar 1.500 meter persegi, serta bangunan operasional yang juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi masyarakat.

Hasil survei menunjukkan atap greenhouse memiliki paparan sinar matahari yang optimal sehingga dinilai sangat potensial sebagai lokasi pemasangan panel surya.

baca juga

Sebelumnya, seluruh aktivitas di kawasan tersebut masih bergantung pada listrik PLN, mulai dari mengoperasikan pompa hidroponik hingga penerangan. Kondisi itu membuat biaya listrik menjadi salah satu pengeluaran terbesar kelompok tani.

Dengan hadirnya PLTS, kebutuhan listrik untuk operasional diharapkan dapat dipenuhi secara lebih efisien sehingga ketergantungan terhadap energi konvensional berkurang.

Tak Hanya Pasang Panel Surya

Selain memasang sistem PLTS, Universitas Mercu Buana juga memberikan pelatihan kepada anggota kelompok tani mengenai cara mengoperasikan dan merawat instalasi panel surya agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai efisiensi energi, keselamatan instalasi listrik, hingga pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana menggunakan Microsoft Excel untuk meningkatkan tata kelola kelompok.

Ketua Agro Edu Wisata GSG 07, Kasmin, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, kehadiran panel surya menjadi langkah penting untuk mengurangi biaya operasional sekaligus membuka jalan menuju kemandirian energi.

"Bantuan sistem panel surya ini sangat berarti bagi kami karena diharapkan mampu mengurangi beban biaya operasional sekaligus menjadi langkah awal menuju kemandirian energi bagi kelompok tani," kata Kasmin.

Diharapkan Jadi Model Urban Farming Berkelanjutan

Sebagai bagian akhir program, tim Universitas Mercu Buana melakukan penyerahan simbolis sistem PLTS yang dilanjutkan dengan instalasi, pengujian, dan demonstrasi penggunaan panel surya.

Ke depan, pemanfaatan PLTS diharapkan mampu menjaga pasokan listrik untuk pompa hidroponik dan penerangan secara lebih andal, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan kawasan urban farming.

Universitas Mercu Buana berharap Agro Edu Wisata GSG 07 dapat menjadi contoh penerapan energi terbarukan di kawasan perkotaan yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.

Selain mendukung penghematan biaya operasional, program ini juga berkontribusi pada peningkatan literasi energi masyarakat serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan tentang energi bersih dan terjangkau, kota berkelanjutan, serta penanganan perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×