Suara.com - Minala Tour & Travel menggelar turnamen padel dengan total hadiah mencapai Rp103 juta. Kompetisi ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah dan digelar selama dua hari.
Direktur Utama Minala Muhammad Castallani, mengatakan turnamen tersebut digelar untuk menghadirkan kompetisi olahraga yang kompetitif sekaligus menghibur, khususnya bagi komunitas muslim.
"Melalui turnamen ini kami menghadirkan kompetisi yang kompetitif dan juga menghibur," ujar Castallani dalam acara Press Conference Minalah Cup di PIPC Arteri, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2026).
Pemilihan olahraga padel juga disesuaikan dengan segmen pasar yang dimiliki Minala. Turnamen tersebut sekaligus menjadi cara Minala menghadirkan pendekatan berbeda dalam memperkenalkan perjalanan ibadah.
Minalah Cup diikuti sekitar 200 pasangan atau 400 peserta. Mayoritas peserta berasal dari kawasan Jabodetabek, namun terdapat pula peserta dari Solo dan Bali. Dalam kompetisi ini, terdapat lima kategori yang dipertandingkan, yakni Men's Bronze, Mixed Bronze, Men's Double Lower Bronze, Mixed Double Lower Bronze, serta Women's Lower Bronze dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp103 juta untuk seluruh kategori.
Rangkaian pertandingan dimulai pada 5 September dengan agenda penyisihan grup. Kompetisi kemudian berlanjut ke babak kualifikasi hingga final dan pertandingan perebutan posisi pada hari berikutnya.
Castallani berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi para peserta.
CEO Shiratha, Aan Yugiastomo, selaku sponsor utama Minala Cup, menilai turnamen padel tersebut menjadi pendekatan berbeda untuk memperkenalkan industri perjalanan ibadah kepada masyarakat.
Menurut Aan, Minala memiliki penetrasi yang berbeda karena menggunakan pendekatan melalui kegiatan seperti turnamen olahraga.
"Karena kami melihat bahwa ini salah satu travel yang bisa dilihat punya penetrasi yang sangat berbeda. Terutama pendekatan terhadap jembatan ini, saya kira melalui event ini menarik sekali," kata Aan.
Ia berharap kegiatan seperti Minala Cup dapat membuat industri haji dan umrah tidak hanya dipandang sebagai aktivitas ritual, tetapi juga dapat dikemas melalui kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Konsep tersebut dapat menjadi daya tarik bagi kelompok masyarakat tertentu, termasuk anak muda. Karena itu, ia berharap olahraga dapat menjadi salah satu cara masyarakat menjaga kebugaran sekaligus mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah.
"Ini kan salah satu cara kita untuk menjaga fisik kita, untuk nanti lebih siap lagi. Apalagi kalau haji ya, karena nanti insya Allah Minala juga akan membuat paket haji nanti kedepannya," ujar Aan.
Tak berhenti di Indonesia, Minala juga disebut berencana membawa konsep turnamen tersebut ke Arab Saudi. Shiratha menyatakan siap mendukung rencana itu. ***