6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa

Farah Nabilla

Sabtu, 12 September 2026 | 07:05 WIB
6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa
Ilustrasi seorang pedagang makanan sedang membereskan gerobak jualannya di sekitar kawasan wisata di Malioboro, Kota Yogyakarta, Rabu (28/7/2021). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
baca 10 detik
  • Tradisi primbon Jawa menggunakan perhitungan neptu weton untuk menentukan karakter seseorang dalam usaha kuliner dan perdagangan.
  • Beberapa weton seperti Kamis Legi, Rabu Legi, dan Senin Legi dipercaya memiliki karakter pekerja keras untuk berdagang.
  • Pemahaman weton dalam tradisi Jawa merupakan bagian dari warisan budaya, bukan metode ilmiah penentu kesuksesan bisnis.

4. Senin Pahing
Selain Senin Legi, Senin Pahing juga kerap masuk dalam pembahasan weton yang memiliki potensi berwirausaha.

Dalam referensi primbon, Senin Pahing sering dikaitkan dengan sifat pekerja keras dan tidak mudah mengikuti tekanan dari orang lain.

Dalam konteks usaha kuliner, karakter tersebut dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk mempertahankan usaha meskipun menghadapi persaingan.

Misalnya ketika membuka warung makan, bisnis katering, usaha frozen food, jajanan pasar, atau usaha kuliner rumahan.

5. Rabu Pahing
Rabu Pahing juga disebut dalam sejumlah referensi primbon sebagai salah satu weton yang memiliki potensi wirausaha.

Weton ini memiliki neptu 16, yakni Rabu 7 dan Pahing 9. Dalam perspektif primbon populer, Rabu Pahing sering dikaitkan dengan kemampuan berpikir dan intuisi dalam mengambil keputusan bisnis.

Jika diterapkan pada dunia usaha, karakter tersebut dapat dikaitkan dengan bisnis yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan sekaligus kemampuan membaca peluang.

Karena itu, Rabu Pahing kerap dianggap cocok untuk perdagangan, kuliner, maupun usaha yang membutuhkan inovasi produk.

6. Rabu Pon
Rabu Pon juga termasuk weton yang disebut memiliki karakter yang mendukung dunia kewirausahaan dalam sejumlah referensi primbon.

baca juga

Rabu memiliki nilai 7 dan Pon bernilai 7 sehingga neptunya berjumlah 14. Kombinasi ini kerap dikaitkan dengan kemampuan mengambil keputusan dan potensi untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Untuk usaha kuliner, karakter tersebut dapat diarahkan pada bisnis seperti restoran, kedai, katering, coffee shop, makanan kekinian, atau bisnis makanan berbasis online.

Mengapa Weton Sering Dikaitkan dengan Usaha Dagang?

Hubungan antara weton dan aktivitas usaha sebenarnya merupakan bagian dari petungan dalam tradisi Jawa.

Javanologi UNS menjelaskan bahwa primbon memiliki berbagai jenis ajaran, salah satunya petungan, yaitu perhitungan berdasarkan nilai numerik atau neptu. Dalam tradisi tersebut, gabungan hari dan pasaran menjadi weton yang kemudian digunakan untuk berbagai perhitungan.

Penelitian di UIN Sunan Kalijaga mengenai Petungan Weton dalam Kitab Primbon Betaljemur Adammakna juga mencatat bahwa petung weton merupakan tradisi yang masih digunakan dalam masyarakat Jawa.

Dengan kata lain, ketika masyarakat menyebut weton tertentu "cocok untuk berdagang", hal tersebut perlu dipahami sebagai interpretasi budaya terhadap karakter dan neptu, bukan sebagai metode ilmiah untuk memprediksi kesuksesan bisnis.

Justru, tradisi petungan memiliki banyak metode dan versi sehingga tidak tepat menyimpulkan bahwa hanya weton tertentu yang bisa sukses berdagang. Penelitian mengenai tradisi weton menunjukkan bahwa perhitungan tersebut merupakan bagian dari praktik budaya masyarakat Jawa yang diwariskan dan terus digunakan dalam konteks kehidupan sosial.

Bahkan dalam perhitungan membuka usaha, weton kelahiran biasanya masih dipertemukan dengan hari dan pasaran ketika usaha akan dimulai, bukan sekadar melihat weton lahir seseorang.

Sebagai contoh, metode Pancasuda menggunakan penjumlahan neptu weton kelahiran dengan neptu hari yang dipilih untuk memulai usaha, kemudian hasilnya dibagi lima untuk melihat kategori hasil perhitungan.

Dengan demikian, weton dapat diposisikan sebagai bagian dari warisan budaya dan refleksi tradisi Jawa, bukan satu-satunya dasar ketika seseorang menentukan pilihan usaha. Javanologi UNS sendiri menempatkan primbon sebagai bagian dari tradisi dan pengetahuan budaya Jawa yang memiliki konteks historis serta sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:22 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:35 WIB

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

News | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×