Layanan Paylater Makin Praktis, Indodana Finance Terapkan Intelligent GRC

Vania Rossa

Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB
Layanan Paylater Makin Praktis, Indodana Finance Terapkan Intelligent GRC
Ilustrasi Paylater (Freepik)
baca 10 detik
  • Kemudahan menjadi salah satu alasan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater semakin dekat dengan keseharian masyarakat.
  • Proses pengajuan yang dilakukan secara digital membuat transaksi dapat berlangsung lebih praktis tanpa harus melalui proses pembiayaan secara konvensional.
  • Namun, di balik layanan yang terlihat sederhana bagi pengguna, terdapat berbagai proses yang perlu dikelola perusahaan, mulai dari pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap regulasi, hingga menjaga kualitas pembiayaan.

Suara.com - Kehadiran layanan Buy Now Pay Later (BNPL) kian memudahkan fleksibilitas transaksi digital. Namun, di balik kemudahan transaksi paylater yang makin instan, keberadaan tata kelola yang transparan dan perlindungan konsumen menjadi kunci utama agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan tenang.

Langkah ini tercermin dari upaya Indodana Finance yang menerapkan pendekatan Intelligent GRC (Governance, Risk, and Compliance).

Melalui integrasi teknologi dan analisis risk intelligence, sistem pemawasan tidak lagi sekadar fungsi kepatuhan biasa, melainkan hadir sebagai pelindung operasional agar setiap transaksi pengguna berjalan prudent dan terukur.

Keberhasilan dalam membangun fondasi tata kelola digital ini membawa Indodana Finance menyabet dua penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026, yakni kategori TOP GRC Awards 2026 #4 Star serta The Most Committed GRC Leader 2026 untuk sang Direktur, Iwan Dewanto.

Iwan Dewanto menjelaskan pentingnya transformasi sistem pengawasan ini bagi keberlanjutan bisnis dan kenyamanan pengguna.

“Penerapan GRC yang kuat merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan jangka panjang bagi masyarakat, mitra bisnis, dan regulator. Melalui pendekatan Intelligent GRC, kami mengubah fungsi pengawasan menjadi mitra strategis yang memberikan risk intelligence secara tepat untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Penghargaan TOP GRC Awards 2026. (Ist)
Penghargaan TOP GRC Awards 2026. (Ist)

Diusung oleh majalah Top Business bersama asosiasi GRC nasional dan akademisi Universitas Padjadjaran, ajang bergengsi bertema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC” ini menjadi penegas bahwa efisiensi layanan finansial harus sejalan dengan tata kelola Environmental, Social, and Governance (ESG).

Integrasi ini membuktikan bahwa gaya hidup keuangan fleksibel tak hanya memberikan kemudahan di masa kini, tetapi juga menciptakan dampak positif dan edukatif bagi literasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Tak Hanya Gaya Hidup, PayLater Banyak Dipakai Buat Kebutuhan Mendesak

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:08 WIB

PayLater Makin Diminati, Platform Jangan Asal Approve

PayLater Makin Diminati, Platform Jangan Asal Approve

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:49 WIB

Utang PayLater Melonjak 54%, OJK Ingatkan Risiko Backfire

Utang PayLater Melonjak 54%, OJK Ingatkan Risiko Backfire

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×