Ia mengatakan, korban dipaksa untuk melakukan percobaan bunuh diri dan jika tidak pelaku yang akan membunuh korban.
“Korban dipaksa melakukan percobaan bunuh diri kalau tidak dia yang akan dibunuh oleh pelaku, korban tertekan dan terpaksa melemparkan gelas ke kepada dan terkena pembuluh darah di tangan,” tulis dalam keterangan.
Setelah itu, Arida melanjutkan bahwa korban dipukuli oleh pelaku kemudian pergi meninggalkan tempat kejadian.
Unggahan itu membuat rakyat Twitter marah. Mereka mendesak agar terduga pelaku segera ditangkap.
"Bisa gak si kita menormalisasi posisi aparat setara dengan sipil biasanya, mengurangi mereka merasa punya power dan level diatas masyarakat lainnya ? Bisa gak dalam pendidikan mereka ditanemi bahwa mereka adalah abdi yg melindungi tanpa adanya arogan," tulis @Mister******.
Hingga saat ini Suara.com masih mencoba meminta keterangan dari pihak kepolisian dan juga korban terkait hal ini.