Ini Kata BPBD Soal Enam Korban Meninggal Akibat Longsor Empang Bogor

Suara Moots

Sabtu, 18 Maret 2023 | 19:34 WIB
Ini Kata BPBD Soal Enam Korban Meninggal Akibat Longsor Empang Bogor
Tangkapan Layar Longsor di Bogor [instagram]

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, kaitan empat korban meninggal dunia akibat longsor Bogor.

Theo menyebutkan dua korban yang terakhir ditemukan adalah Yuli (65) dan bayi M. Yusuf (8 Bulan) merupakan anak dari Mustopa. Jenazah keduanya berhasil dievakuasi sehari setelah material longsor dikeruk menggunakan ekskavator bantuan dari PT KAI.

Sebelumnya, kehadiran ekskavator PP, Kamis (16/3) sore, telah menemukan dua korban sebelumnya atas nama Cucum (50) dan Azzam (5) dalam waktu lebih kurang dua jam. Namun demikian, membawa ekskavator ke lokasi longsor di bawah tebing penahan tanah (TPT) rel kereta api itu sempat mengalami kesulitan akses, karena terkendala gang sempit.

Ekskavator akhirnya bisa memasuki area longsor dengan cara menyusuri pinggir tebing rel kereta api.

Longsor tersebut terjadi pada Selasa (10/3) pukul 23.00 WIB, usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Dalam kejadian ini terdapat 17 orang korban, 11 orang di antaranya selamat dan enam orang meninggal dunia.

Theofilo menyampaikan dengan telah ditemukannya dua korban terakhir siang ini, maka proses evakuasi resmi telah berakhir. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan penanganan setelah bencana oleh dinas dan instansi terkait.

"Kami sudah selesai, tinggal setelah ini penanganan pascabencana, berupa infrastruktur di area longsor, penanganan korban dan sebagainya oleh dinas terkait," kata dia.

Pemerintah Kota Bogor bersama DPRD setempat telah menyatakan Kampung Sirnasari, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan sebagai zona hitam atau wilayah sangat rawan bencana.

Sebanyak 150 keluarga yang sebelumnya bermukim di wilayah tersebut telah direlokasi, sementara 15 keluarga lain, termasuk 17 korban yang menempati lima rumah di sana, adalah warga yang masih enggan untuk pindah hingga akhirnya terdampak longsor.

Dinas Sosial setempat telah membuka pengungsian bagi 81 orang warga di sekitar lokasi longsor ke SMPN 9 Kota Bogor. Direncanakan mereka akan mengungsi hingga Ahaf (19/3) dan selanjutnya diberi bantuan mengontrak rumah hingga mendapat relokasi dari pemerintah.

Pemerintah Kota Bogor berencana memindahkan warga yang berada di zona hitam bencana ke lahan aset pemerintah di Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Ini Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Bogor

Malam Ini Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Bogor

| Kamis, 16 Maret 2023 | 22:33 WIB

Korban Longsor di Empang Bogor Masih Tertimbun, Netizen Geruduk Instagram Bima Arya

Korban Longsor di Empang Bogor Masih Tertimbun, Netizen Geruduk Instagram Bima Arya

| Rabu, 15 Maret 2023 | 22:08 WIB

Ngeri! Terdengar Suara Gemuruh Disertai Ledakan Sebelum Longsor Timbun Satu Desa di Serasan Natuna

Ngeri! Terdengar Suara Gemuruh Disertai Ledakan Sebelum Longsor Timbun Satu Desa di Serasan Natuna

| Rabu, 08 Maret 2023 | 17:04 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB