Kopilot Malaysia Airlines yang Hilang Pernah Masukkan Penumpang ke Kokpit

Doddy Rosadi

Rabu, 12 Maret 2014 | 09:56 WIB
Kopilot Malaysia Airlines yang Hilang Pernah Masukkan Penumpang ke Kokpit
Ilustrasi: Pesawat Malaysia Airlines. (Shutterstock)

Suara.com - Kopilot Malaysia Airlines Fariq Abdul Hamid dituding pernah melanggar aturan penerbangan yaitu memasukkan penumpang ke kokpit. Tudingan itu pertama kali dilontarkan dalam program berita Australia. Fariq (27 tahun) dinilai telah melanggar aturan pada 2011 karena memasukkan dua penumpang perempuan ke dalam kokpit.

Sejak terjadinya serangan teroris pada 11 September 2011, penumpang tidak boleh lagi masuk ke kokpit. Dua perempuan yang diloloskan Fariq untuk masuk ke kokpit itu berasal dari Afrika Selatan. Dari laporan yang diterima, penumpang tersebut juga berfoto dengan Fariq ketika masih di dalam kokpit.

Pelanggaran yang dilakukan Fariq dan rekan kerjanya itu terjadi dalam penerbangan dari Phuket, Thailand menuju Kuala Lumpur. Manajemen Malaysia Airlines langsung merespon tuduhan tersebut.

“Kami terkejut dengan munculnya tudingan tersebut. Kami belum bisa memberikan verifikasi tentang keabsahan dari foto tersebut. Seperti yang anda tahu, kami tengah berada di tengah krisis dan tidak ingin perhatian kami teralihkan,” demikian keterangan tertulis dari Malaysia Airlines.

Malaysia Airlines MH370 yang membawa 227 penumpang, termasuk dua bayi, dan 12 awak, hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing sekitar satu jam setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3/2014) lalu. Dari 227 penumpang, tujuh di antaranya warga Indonesia.

Polisi internasional (Interpol) dan polisi Malaysia sudah menghapus kemungkinan hilangnya  pesawat Malaysia Airlines akibat aksi teroris.

“Semakin banyak informasi yang kami dapat, semakin kami yakin bahwa hilangnya pesawat itu tidak terkait dengan aksi teroris,” kata Sekjen Interpol Ronald Noble dalam keterangan pers di Lyon, Prancis, Selasa (11/3/2014).

Sementara itu, Kepala Polisi Malaysia Khalid Abu Bakar juga mengungkapkan, teroris tidak terlibat dalam kasus hilangnya pesawat dengan rute penerbangan Kuala Lumpur-Beijing itu. Sebelumnya, polisi Malaysia sudah mengidentifikasi dua penumpang yang menggunakan paspor palsu yaitu Puria Mohammad Mehrdad, warga negara Iran berusia 19 tahun yang berencana pergi ke Jerman untuk menemui ibunya. (AFP/CNA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cina: Tak Ada Bukti Benda Misterius Itu Jejak Malaysia Airlines

Cina: Tak Ada Bukti Benda Misterius Itu Jejak Malaysia Airlines

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:34 WIB

Periksa 3 "Benda Terapung", Malaysia Kirim Pesawat

Periksa 3 "Benda Terapung", Malaysia Kirim Pesawat

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:30 WIB

Pesawat MAS Hilang, Media Diminta Tidak Buat Berita Berdasarkan Spekulasi

Pesawat MAS Hilang, Media Diminta Tidak Buat Berita Berdasarkan Spekulasi

News | Kamis, 13 Maret 2014 | 10:22 WIB

Beberkan Foto Kopilot Malaysia Airlines Bersama Perempuan, Media Australia Tuai Kritik

Beberkan Foto Kopilot Malaysia Airlines Bersama Perempuan, Media Australia Tuai Kritik

News | Rabu, 12 Maret 2014 | 19:52 WIB

Seorang Pelajar AS Ungkap Teori Penyebab Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

Seorang Pelajar AS Ungkap Teori Penyebab Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

News | Rabu, 12 Maret 2014 | 18:58 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:17 WIB

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan

Polisi Ungkap Peran 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha, Ada Satpam dan Petugas Kebersihan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:00 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama

Wamensos Dorong Percepatan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T Saat Terima Audiensi DPRD Teluk Wondama

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:55 WIB

Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik

Cerita Mahasiswa UI di DPR, Ada Akademisi Dicekal Masuk Kampus Akibat Intervensi Politik

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:53 WIB

Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M

Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:52 WIB

×