Tujuh Kandidat Cawapres PKB dan Kekuatannya

Siswanto | Suara.com

Rabu, 16 April 2014 | 10:28 WIB
Tujuh Kandidat Cawapres PKB dan Kekuatannya
Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjelang pencalonan di Pilpres 2014. [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Berdasarkan hitung-hitungan perolehan suara sementara hasil Pemilu Legislatif 2014, muncul opsi kedua di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Opsi kedua yaitu mengusung figur calon wakil presiden ke bursa Pemilu Presiden.

"Kalau hasilnya cuma sembilan sampai sepuluh persen (Pileg), kan yo kurang akeh (banyak). Jadi opsi pertama untuk mengusung capres kemungkinan berubah. Dan sekarang ada opsi kedua yaitu mempersiapkan cawapres," kata anggota Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ali Maschan Moesa, kepada suara.com, hari ini.

Nama-nama yang sekarang sedang dikaji PKB untuk dijadikan cawapres, antara lain mantan Wapres Jusuf Kalla (JK), mantan Ketua MK Mahfud MD, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, penyanyi Rhoma Irama, Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Ali Masykur Musa, dan mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Said Ali.

Setiap figur memiliki kelebihan masing-masing. Menurut pandangan Ali Maschan, JK kuat di luar Pulau Jawa. Pendukung JK di luar Pulau Jawa dianggap masih banyak. "Amunisinya saya dengar juga masih cukup punya," kata Ali Mascha.

Di luar itu, JK dianggap memiliki segudang pengalaman di organisasi politik, non politik, maupun pemerintah. Ia pernah menjadi Ketua Umum Partai Golkar, pernah duduk di kursi Wakil Presiden RI. Dari sisi kedekatan dengan warga NU, JK dianggap sangat dekat, apalagi ayahnya adalah pendiri NU di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sebagai wapres ia dikenal cukup loyal untuk menemani RI 1. Jadi, untuk RI 1 dan RI 2, dia tak jadi soal. Sejak awal sebenarnya PKB membidiknya," kata Ali Mascha.

Kemudian Mahfud MD. Menurut Ali Mascha, Mahfud memiliki jaringan dan pengalaman hukum yang kuat, bersih, dan diterima semua kalangan.

Sedangkan Muhaimin Iskandar, kata Ali Mascha, juga memiliki jaringan yang kuat. Selain itu sudah berpengalaman di dunia politik dan pemerintahan.

Selanjutnya Rhoma Irama. Menurut Ali Mascha, Raja Dangdut ini mempunyai jaringan pengikutnya yang banyak dan kuat.

"Pengikutnya lintas etnis, agama. Yang suka lagu dangdut kan tidak hanya orang Jawa dan Sumatera, tapi seluruh Indonesia suka. Tidak hanya Islam, tapi Kristen dan lainnya juga suka dangdut," katanya.

Kemudian Said Aqil. Ali Mascha menilai Said Akil juga sangat potensial. Ia berpengalaman di banyak bidang. Saat ini ia duduk menjadi Ketua Umum PBNU dan posisinya sangat kuat.

Ali Masykur, menurut Ali Mascha, merupakan tokoh muda. Sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), ia sangat dekat dengan NU. Di luar NU, ia juga punya jaringan luas.

Sementara As'ad Said, kata Ali Mascha, sangat kokoh di NU dan kokoh di luar NU. As'ad Said juga memiliki jaringan intelijen yang dianggap kuat. "Kariernya di BIN betul-betul bagus."

Ali Maschan menambahkan setelah PKB memilih salah satu figur di atas, nanti akan ditawarkan kepada partai penentu koalisi.

"Saya yakin nanti bukan lagi siapanya, kira-kira yang lebih positif mana, PDI Perjuangan atau Prabowo. Mereka minta siapa," kata Ali Maschan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Cawapres Harga Mati untuk PKB

Cawapres Harga Mati untuk PKB

News | Selasa, 15 April 2014 | 22:02 WIB

Hitung-hitungan PKB Sebelum Usung Nama Kandidat ke Bursa Pilpres

Hitung-hitungan PKB Sebelum Usung Nama Kandidat ke Bursa Pilpres

News | Selasa, 15 April 2014 | 15:09 WIB

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

Dukung Jokowi? PBNU: Insya Allah

News | Senin, 14 April 2014 | 15:28 WIB

Rhoma Klaim PKB Tidak Sodorkan Nama Cawapres

Rhoma Klaim PKB Tidak Sodorkan Nama Cawapres

News | Senin, 14 April 2014 | 14:15 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB