Array

Meski Masih Berstatus "Waspada", Aktivitas Merapi Cenderung Menurun

Ruben Setiawan Suara.Com
Sabtu, 03 Mei 2014 | 15:35 WIB
Meski Masih Berstatus "Waspada", Aktivitas Merapi Cenderung Menurun
Gunung Merapi terus mengeluarkan asap sulfatara tipis difoto dari pos Babadan, Dukun, Magelang, (1/5). [Antara/Anis Efizudin]

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terpantau petugas Pos Babadan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, hingga Sabtu (3/5/2014) cenderung mengalami penurunan. Meski demikian, status Merapi masih "waspada" atau setingkat lebih tinggi ketimbang level terendah "aktif normal".

"Aktivitas cenderung turun meski statusnya masih 'waspada' (sejak 29 April 2014 pukul 23.50 WIB, red.)," kata Purwono, petugas pengamat Gunung Merapi di Pos Babadan Kabupaten Magelang di Magelang, Sabtu (3/5/2014).

Berdasarkan pantauan petugas sejak pukul 00.00-07.00 WIB, tercatat gempa guguran enam kali, gempa tektonik tiga kali, sedangkan pada Jumat (2/5/2014) gempa guguran 10 kali, gempa tektonik dan tektonik jauh, masing-masing satu kali. Pada Kamis (1/5/2014), gempa guguran, tektonik, dan tektonik jauh, masing-masing satu kali.

Ia mengatakan setelah hujan reda pada Jumat sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi guguran material dari puncak Merapi meskipun tidak terdengar dan terpantau secara visual.

Pada kesempatan itu, ia membantah kabar yang beredar tentang terjadi guguran lava pijar.

Ia mengatakan sejak Jumat (2/5) hingga Sabtu, tidak terdengar lagi suara dentuman dan guguran dari gunung berapi di perbatasan Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta, dari pos berjarak sekitar 4,4 kilometer dari barat daya puncak Merapi itu.

"Masyarakat tidak perlu panik, meskipun harus tetap waspada, kalau ada perkembangan tentu akan diinformasikan oleh rekan-rekan pemantau dan BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi)," katanya.

Ia mengatakan aktivitas pendakian umum ke puncak Gunung Merapi hingga saat ini masih ditutup.

Saat status aktivitas Merapi dinaikkan dari "aktif normal" menjadi "waspada" pada 29 April 2014, dengan gempa low frequency 52 kali, gempa guguran delapan kali, gempa tektonik tiga kali, dan gempa tektonik jauh satu kali. Pada 30 April 2014, gempa low frequency 38 kali, gempa guguran dua kali, dan gempa tektonik delapan kali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI