Polisi Dalami Indikasi Sekolah Tutupi Kasus Asusila

Achmad Sakirin

Jum'at, 09 Mei 2014 | 19:48 WIB
Polisi Dalami Indikasi Sekolah Tutupi Kasus Asusila
Ilustrasi [shutterstock/ChameleonsEye]

Suara.com - Polisi masih mendalami keterangan oknum guru, AM, yang diduga melakukan pencabulan terhadap belasan muridnya di sebuah sekolah di Samarinda, Kalimantan Timur. Dari sejumlah keterangan terungkap, pencabulan dilakukan saat kegiatan belajar berlangsung.

"Dari keterangan korban dan oknum guru itu, pencabulan tersebut dilakukan di kolam renang, ruang UKS serta saat kegiatan olah raga," Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Samarinda Kompol Feby DP Hutagalung, Jumat (9/5/2014).

Dia mengatakan, polisi masih mendalami keterangan salah seorang korban yang menyebutkan kasus pencabulan terhadap murid wanita itu sudah diketahui oleh guru lainnya. Namun korban dilarang menceritakan kejadian itu ke orang tuanya.

"Kami masih dalami adanya keterangan salah seorang korban yang mengatakan, kasus itu sudah diketahui oleh guru lainnya namun mereka diminta agar tidak melaporkannya ke orang tua mereka. Jika itu benar, berarti ada indikasi sekolah terkesan melindungi dan menyembunyikan kasus asusila itu," ungkap Feby DP Hutagalung.

Sementara itu ditemui di Polresta Samarinda Jumat (9/6/2014) sore, salah seorang orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kasus itu terungkap berdasarkan informasi yang berkembang di kalangan orang tua murid terkait adanya oknum guru yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah muridnya.

"Saya diberi tahu oleh orang tua teman anak saya dan meminta menanyakan isu tentang adanya pencabulan yang dilakukan oknum guru terhadap sejumlah murid wanita kepada anak saya. Awalnya, anak saya tidak mau mengaku dan mengatakan bahwa dia dilarang salah seorang gurunya menceritakan kejadian itu," ungkap orang tua murid tersebut.

Namun setelah disesak, murid kelas IV SD itu akhirnya mengaku bahwa sejak kelas III SD dia telah diperlakukan tidak senonoh oleh guru olah raganya tersebut.

"Ternyata, anak saya yang menjadi salah satu korban dan sejak kelas 3 SD dia sudah dicabuli selama delapan kali oleh oknum guru itu dan di kelas IV satu kali dicabuli. Anak saya juga mengaku, tujuh teman sekelasnya juga menjadi korban pencabulan Am," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oknum Guru Cabuli Belasan Murid

Oknum Guru Cabuli Belasan Murid

News | Jum'at, 09 Mei 2014 | 18:56 WIB

Lagi, Guru Cantik Ketahuan Lecehkan Murid

Lagi, Guru Cantik Ketahuan Lecehkan Murid

News | Selasa, 18 Maret 2014 | 12:21 WIB

Guru SMP di Arkansas Pamer Video Porno di Depan Kelas

Guru SMP di Arkansas Pamer Video Porno di Depan Kelas

News | Sabtu, 08 Maret 2014 | 13:22 WIB

Guru Cantik Cabuli Murid di Bawah Umur

Guru Cantik Cabuli Murid di Bawah Umur

News | Senin, 24 Februari 2014 | 20:28 WIB

Pelaku Pencabulan Murid Mahir Bermain Marawis

Pelaku Pencabulan Murid Mahir Bermain Marawis

News | Selasa, 11 Februari 2014 | 14:37 WIB

Guru Mengaji Cabuli Murid Diarak ke Polsek

Guru Mengaji Cabuli Murid Diarak ke Polsek

News | Selasa, 11 Februari 2014 | 12:51 WIB

Ini Kronologi Guru Mengaji Cabuli Muridnya

Ini Kronologi Guru Mengaji Cabuli Muridnya

News | Selasa, 11 Februari 2014 | 12:23 WIB

Guru Mengaji Cabuli Murid Akhinya Ditahan

Guru Mengaji Cabuli Murid Akhinya Ditahan

News | Selasa, 11 Februari 2014 | 12:09 WIB

Terkini

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Kenaikan Biaya Hidup Bikin Tabungan Masyarakat Menipis, Saldo Rata-Rata Cuma Rp 1,67 Juta

Kenaikan Biaya Hidup Bikin Tabungan Masyarakat Menipis, Saldo Rata-Rata Cuma Rp 1,67 Juta

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali

Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:30 WIB

2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50

2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:21 WIB

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×