Nigeria Tolak Pertukaran Tahanan Pemerintah dengan Gadis yang Diculik

Ruben Setiawan Suara.Com
Kamis, 15 Mei 2014 | 03:15 WIB
Nigeria Tolak Pertukaran Tahanan Pemerintah dengan Gadis yang Diculik
Presiden Nigeria Goodluck Jonathan. (Reuters/Afolabi Sotunde)

Suara.com - Presiden Nigeria Goodluck Jonathan menolak mentah-mentah ajakan Boko Haram untuk menukarkan tahanan pemerintah dengan ratusan gadis yang mereka culik.

Hal itu diungkap oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri Inggris untuk Afrika, Mark Simmonds, usai mengadakan pembicaraan dengan Presiden Goodluck di Abuja, Nigeria, hari Rabu (14/5/2014).

"Dia mengatakan dengan sangat jelas bahwa tidak akan ada negosiasi dengan Boko Haram terkait pertukaran gadis yang diculik dengan tahanan pemerintah," kata Simmonds.

Sebelumnya diberitakan, pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau meminta pemerintah membebaskan anggota Boko Haram yang ditahan pemerintah. Sebagai gantinya, Shekau akan membebaskan sekitar 200 gadis yang diculik dari sebuah sekolah di Chibok, bulan lalu. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI