Pengacara Prabowo: Tim Jokowi Jangan Gampang Sebut Istana

Siswanto

Selasa, 17 Juni 2014 | 14:09 WIB
Pengacara Prabowo: Tim Jokowi Jangan Gampang Sebut Istana
Prabowo Subianto berorasi di Medan, Sumut, Rabu (11/6). [Antara/Irsan Mulyadi]

Suara.com - Tim Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, Habiburokhman, mengingatkan Tim Pemenangan Joko Widodo - Jusuf Kalla agar tidak langsung mengait-ngaitkan kasus tabloid "Obor Rakyat" dengan Istana.

"Jangan gampang menyebut Istana. Istana itu institusi kepresidenan. Apakah ada orang Istana yang terlibat? Kan, dibilang itu ("Obor Rakyat") media pribadi. Jangan asal tuduh," kata Habiburokhman di kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (17/6/2014).

Tabloid "Obor Rakyat" -- yang isinya dianggap kubu Jokowi berisi fitnah itu -- dipimpin oleh Setiyardi Budiono. Setiyardi adalah Komisaris PTPN XIII yang juga asisten staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Habiburokhman menambahkan Presiden SBY telah menyatakan sikap untuk netral dalam Pemilu Presiden 2014.

"Apa yang disampaikan SBY, untuk netral, Istana netral, Pak SBY sebagai pribadi saja netral. Apa yang dimaksud pihak Istana itu? Jangan menimbulkan fitnah. Orang sudah bagus-bagus netral, difitnah macam-macam," katanya.

Lebih jauh Habiburokhman menilai sikap yang ditunjukkan kubu Jokowi adalah sikap panik. Menurut dia, kubu Jokowi juga berlebihan dalam merespon kasus tersebut.

"Yang saya ikuti memang lebay sikap Jokowi kepada Obor Rakyat. Karena yang saya pahami "Obor Rakyat" itu 90 persen kampanye negatif itu 50 persen datanya hanya tidak tepat saja. Jadi aneh juga seorang capres harus merespon hal yang sedemikian teknis, yang masih debatable," kata Habiburokhman.

Habiburokhman mengatakan sikap Jokowi-JK jauh berbeda dengan sikap Prabowo-Hatta ketika menghadapi kampanye hitam. Menurutnya, Prabowo-Hatta lebih kalem, walau tudingan terhadapnya sangat serius, seperti membunuh dan menculik aktivis.

"Pak Prabowo mana pernah ngomong soal kampanye hitam, dan mempercayakan kepada Habiburokhman untuk ke Bawaslu untuk menyelesaikannya. Kalau Pak Jokowi itu lebay, minta perhatian seolah-olah minta belas kasihan, ngomong "Obor Rakyat" ke sana-ke sini. Menurut saya, "Obor Rakyat" nggak ada apa-apanya. Beda dengan fitnah yang disampaikan kepada kami," katanya.

Kubu Jokowi telah melaporkan kasus "Obor Rakyat" ke Mabes Polri. Mereka mengatakan konten tabloid berisi informasi yang tak sesuai fakta. Mereka juga minta polisi mengusut asal duit untuk memproduksi dan menerbitkan tabloid, selain itu mengungkap aktor intelektualnya.

Baca juga: Penjelasan Pemred Tabloid “Obor Rakyat“

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Prabowo-Hatta Anggap Bawaslu Pilih Kasih

Tim Prabowo-Hatta Anggap Bawaslu Pilih Kasih

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 13:52 WIB

Tim Prabowo-Hatta: Jokowi Lebay Tanggapi Isu Obor Rakyat

Tim Prabowo-Hatta: Jokowi Lebay Tanggapi Isu Obor Rakyat

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 13:15 WIB

Jokowi Akui Tabloid "Obor Rakyat" Turunkan Elektabilitasnya

Jokowi Akui Tabloid "Obor Rakyat" Turunkan Elektabilitasnya

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 12:45 WIB

Pengacara Jokowi: Polisi Harus Bongkar Aktor Intelektual Obor Rakyat

Pengacara Jokowi: Polisi Harus Bongkar Aktor Intelektual Obor Rakyat

News | Selasa, 17 Juni 2014 | 11:35 WIB

Tips Memilih Presiden 2014

Tips Memilih Presiden 2014

Your Say | Selasa, 17 Juni 2014 | 11:13 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-131, BRI Perkuat Komitmen Memajukan Negeri

Sambut HUT ke-131, BRI Perkuat Komitmen Memajukan Negeri

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Pakar UGM Sentil Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jangan Cuma Retorika, Rakyat Butuh Aksi Nyata

Pakar UGM Sentil Dua Tahun Prabowo-Gibran, Jangan Cuma Retorika, Rakyat Butuh Aksi Nyata

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:01 WIB

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Mac & Cheese: Kisah Kocak Dua Makanan yang Menemukan Persahabatan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Tak Hanya Jualan Candi dan Keraton untuk Dongkrak Pariwisata, Jogja Bidik Javanese Wellness Tourism

Jogja | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Ricuh Suporter Persita vs Persija Berujung Sanksi, Total Denda Tembus Rp130 Juta

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Arti Bau Kemenyan atau Bunga Kantil di Rumah padahal Tidak Ada Wewangian

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Rahasia Awet Muda BCL di Usia 40-an: Tolak Ubah Wajah, Pilih Cara Ini Agar Tetap Segar

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:47 WIB

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Suahasil Bantah Gaji PNS Dicairkan Lewat Kopdes, Tetap dari Kas Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:37 WIB

×