Puluhan Relawan Perjuangan Demokrasi Kepung Kantor tvOne Pulogadung

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 03 Juli 2014 | 01:13 WIB
Puluhan Relawan Perjuangan Demokrasi Kepung Kantor tvOne Pulogadung
Simpatisan Jokowi-JK di Bunderan HI, Minggu (1/6). [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Kantor tvOne di Pulogadung, Jakarta Timur disantroni puluhan massa relawan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) hari Kamis (3/7/2014) dini hari waktu setempat. Kedatangan massa ini diduga ada kaitannya dengan pemberitaan tvOne yang dinilai seolah-seolah menyebut kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) merupakan kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Iya benar, dari tadi jam 12 lewat (massa datang). Sepertinya relawan. Ada kurang lebih 40 orang yang datang pakai mobil," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cakung, Komisaris Polisi (Kompol) Lilik Iryanto kepada suara.com.

Lilik, yang sudah berada di lokasi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerjunkan puluhan personel untuk melakukan penjagaan di kantor tersebut.

"Kami sudah ada 30 personel yang berjaga," sambung Lilik.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih berada di depan kantor tvOne yang berada di Kawasan Industri Pulogadung tersebut. Menurut Lilik, situasi masih kondusif. Massa yang datang hanya melakukan orasi di luar pagar.

Sebelumnya diberitakan, kantor tvOne Yogyakarta sudah terlebih dahulu dikepung massa PDI Perjuangan sejak Rabu (2/7/2014) pukul 22.00 WIB. Pengepungan merupakan buntut dari seruan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo yang meminta kepada semua kader partai banteng moncong putih siaga satu. Seruan Tjahjo ini untuk merespon pemberitaan stasiun tvOne yang mengesankan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri mengusung kader Partai Komunis Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo: Pasangan Nomor 2 Bukan Lawan, Tapi Saudara Kita

Prabowo: Pasangan Nomor 2 Bukan Lawan, Tapi Saudara Kita

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 00:55 WIB

PDI Perjuangan Disebut Usung Kader PKI, Megawati Marah

PDI Perjuangan Disebut Usung Kader PKI, Megawati Marah

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 00:09 WIB

Ini Penjelasan tvOne Soal Pemberitaan PDIP Usung Kader PKI

Ini Penjelasan tvOne Soal Pemberitaan PDIP Usung Kader PKI

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 00:01 WIB

Eva Sundari: Isu Usung Kader PKI Keterlaluan

Eva Sundari: Isu Usung Kader PKI Keterlaluan

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 23:54 WIB

Massa PDIP Kepung Kantor Biro Tv One Yogyakarta

Massa PDIP Kepung Kantor Biro Tv One Yogyakarta

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 23:36 WIB

PDI Perjuangan Disebut Usung Kader PKI, Eva Sundari: "Bajingan"

PDI Perjuangan Disebut Usung Kader PKI, Eva Sundari: "Bajingan"

News | Rabu, 02 Juli 2014 | 23:24 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB