Anti Diskriminasi, Jokowi: Bagi Saya Itu Final

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 03 Juli 2014 | 09:16 WIB
Anti Diskriminasi, Jokowi: Bagi Saya Itu Final
Calon presiden pasangan nomor urut dua Joko Widodo (tengah) menunaikan Tarawih di Masjid Ali Akbar, Surabaya Jatim, Sabtu (28/6). [Antara/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Capres nomor urut dua Joko Widodo menegaskan bahwa masalah diskriminasi telah tuntas di benaknya, sehingga seharusnya tidak perlu dipertanyakan atau dituntut lagi. Hal itu dikatakan Jokowi saat silahturahmi dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) di Bandung Convention Center, Rabu (2/7/2014) malam.

Jokowi mencontoh sikap anti diskrimnasinya saat dia setuju saat hendak dipasangkan dengan Wagub Jakarta Saat ini Basuki Purnama atau yang akrab disapa Ahok.

"Waktu mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, saya diberikan tiga pilihan calon wakil gubernur. Saya pilih Pak Basuki Tjahaja Purnama, Pak Ahok, karena perhitungan matang, bukan 'awur-awuran', dan saya sekaligus mau tahu apakah masyarakat sudah bersikap dewasa dalam berpolitik atau belum, ternyata diterima tuh," kata dia.

Jokowi juga menegaskan dirinya tetap melantik Lurah Lenteng Agung, Susan yang beragama Kristen, meskipun mendapat pertentangan dari segelintir oknum warga yang menolak pelantikan itu karena dianggap tidak mewakili agama mayoritas di sana.

"Jadi masalah itu (diskriminasi) tidak perlu dituntut-tuntut lagi, bagi saya itu sudah final," kata Jokowi.

Sementara itu, INTI menantikan penerapan ide revolusi mental yang digagas oleh capres Joko Widodo (Jokowi) agar bisa menghapuskan segala macam tindak diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).

"Soal revolusi mental, kami ingin diskriminasi ras, gender, etnis hilang dari bumi Indonesia," kata Dewan Pendiri Perhimpunan INTI Benny Setyono.

Benny mengatakan pihaknya meyakini Jokowi dapat menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu. Menurut dia masalah pelanggaran HAM masa lalu seolah dibiarkan terkatung-katung tanpa solusi.

"Kemudian juga masalah narkoba dan masalah moral, phedofilia juga sudah sangat merusak masa depan generasi muda. Selain itu kita juga mengharapkan dan meyakini bapak sanggup menyelesaikan masalah korupsi, tolong sikat saja yang korupsi tanpa pandang bulu," tegas Benny. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini MK Putuskan Pilpres Satu Putaran atau Dua Putaran

Hari Ini MK Putuskan Pilpres Satu Putaran atau Dua Putaran

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 08:33 WIB

Jokowi Datang, Pimpinan Al-Masoem Group Meninggal

Jokowi Datang, Pimpinan Al-Masoem Group Meninggal

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 08:11 WIB

Repdem Akan Adukan Tv One ke Dewan Pers, KPI, dan Bawaslu

Repdem Akan Adukan Tv One ke Dewan Pers, KPI, dan Bawaslu

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 04:59 WIB

Repdem: Pemberitaan Tv One Soal PDIP Mirip Fitnah Orba

Repdem: Pemberitaan Tv One Soal PDIP Mirip Fitnah Orba

News | Kamis, 03 Juli 2014 | 03:21 WIB

Terkini

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:49 WIB

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:14 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB