Polri Kumpulkan dan Catat Kecurangan Pilpres

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2014 | 12:42 WIB
Polri Kumpulkan dan Catat Kecurangan Pilpres
Kapolri Jenderal Sutarman (kiri) menyalami Kapolda Kalbar [Antara/Jessica Helena Wuysang]

Suara.com - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman menegaskan akan terus mengawasi dan menindak segala bentuk upaya kecurangan dalam setiap tahapan Pilpres 2014.

"Upaya-upaya menuju kecurangan itu kan pasti ada, maka kami akan terus mengantisipasi dan kalau terjadi kecurangan harus dilakukan penindakan, sesuai ketentuan Undang-Undang Pilpres," kata Jenderal Pol. Sutarman di Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Menurut dia, pihaknya masih terus mengawal setiap tahap penghitungan suara mulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga ke KPU, untuk mencegah adanya tindak kecurangan dan menjaga kemurnian hasil penghitungan suara Pilpres 2014.

"Kedua kubu saling mengatakan sana curang dan sini juga curang. Makanya kami harus mengawasi semua potensi kecurangan itu satu persatu," ujarnya.

Kapolri menyebutkan beberapa jenis upaya kecurangan yang perlu diwaspadai dan dicegah, antara lain upaya penggelembungan suara, potensi kecurangan penghitungan suara di TPS, pencoblosan ganda.

"Kami hanya mengamankan. Suatu saat catatan kami digunakan untuk kepentingan penyidikan dan penegakan hukum atau sengketa pemilu. Catatan itu jadi petunjuk, dan tujuannya cuma itu," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Ronny F Sompie mengatakan, data penghitungan suara yang dikumpulkan para petugas di TPS merupakan suatu bukti yang akan digunakan bila terjadi sengketa hasil penghitungan suara.

"Ini sekaligus juga memperkuat anggota-anggota kami bila harus memberikan kesaksian manakala ada sengketa hasil pilpres ini ke MK (Mahkamah Konstitusi), maka data tersebut akan kami gunakan," ujar Ronny.

"Jadi, data tersebut kami gunakan untuk sebagai bukti, bukan untuk kepentingan lain," lanjutnya.

Ronny juga menegaskan bahwa penghitungan suara yang dilakukan Polisi itu bukanlah bagian dari hitung cepat, karena Polri tidak menggunakan datanya untuk hasil "quick count". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Video Prabowo Sebut Jakarta Post Brengsek Beredar

Video Prabowo Sebut Jakarta Post Brengsek Beredar

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 12:29 WIB

Hasil Pindai Formulir C1 Pilpres Sudah 98 Persen

Hasil Pindai Formulir C1 Pilpres Sudah 98 Persen

News | Rabu, 16 Juli 2014 | 09:28 WIB

Timses Jokowi: Tuduhan 250.000 Suara Fiktif Tanpa Bukti

Timses Jokowi: Tuduhan 250.000 Suara Fiktif Tanpa Bukti

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 23:36 WIB

Presiden: Ada Dua Titik Kritis Pilpres 2014

Presiden: Ada Dua Titik Kritis Pilpres 2014

News | Selasa, 15 Juli 2014 | 22:27 WIB

Terkini

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

Fakta Sarang Judi Online Internasional di Hayam Wuruk: Kelola 75 Situs Haram!

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:35 WIB

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

Aksi Bersih Pantai di Kepulauan Seribu Berhasil Kumpulkan Hampir 1 Ton Sampah Plastik

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:27 WIB

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

Menlu: Prabowo Tekankan Jalur Dialog Atasi Konflik Perbatasan Myanmar di KTT ASEAN

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 18:49 WIB