Bashar Al-Assad Kembali Pimpin Suriah Untuk Tujuh Tahun ke Depan

Esti Utami | Suara.com

Rabu, 16 Juli 2014 | 21:11 WIB
Bashar Al-Assad Kembali Pimpin Suriah Untuk Tujuh Tahun ke Depan
Presiden Suriah Bashar al-Assad memasuki ruang pelantikan, dengan mendapat aplaus dari ribuan orang yang hadir di Istana Kepresidenan Suriah di Damaskus, Rabu (16/7/2014). (Reuters TV)

Suara.com - Bashar al-Assad, Rabu (16/7/2014) resmi dilantik menjadi Presiden Suriah untuk masa jabatan baru tujuh tahun (2014-2021).

Dalam pidato yang disampaikan setelah upacara pelantikan di Damaskus, Assad memperingatkan negara-negara Barat dan Arab yang berusaha mendongkelnya akan membayar sangat mahal karena mendukung kelompok yang mengangkat senjata melawannya. Ia menyebut pemberontakan Arab 2011 "sesuatu yang direkayasa."

Dalam pemilu 3 Juni lalu, Assad, 48 tahun, Bashar meraih kemenangan hingga 88,7 persen suara. Pemilu ini hanya diselenggarakan di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah, sehingga pihak oposisi menuduh ini kemenangan palsu  karena dua kandidat lainnya dianggap bukan sebagai penantang sejati.

Pemilu ini diselenggarakan setelah lebih dari tiga tahun perang yang menewaskan lebih dari 170.000 orang dan menelantarkan jutaan orang lainnya.

"Para warga Suriah, tiga tahun empat bulan telah berlalu sejak sejumlah orang meneriakkan 'kebebasan," kata Bashar mengacu pada pemberontakan tahun 2011.

"Mereka menginginkan satu revolusi, tetapi anda telah melakukan revolusi yang nyata. Saya mengucapkan selamat kepada anda bagi revolusi anda bagi kemenangan anda," kata Bashar.

Lebih dari 1.000 orang diundang pada upacara pelantikan ini. Assad tiba di istana kepresidenan naik sedan hitam sebelum disambut dengan karpet merah dan penghormatan secara  militer.

Assad dilantik, ketika mata dunia terpusat ke negara-negara lain, seperti kekerasan di Irak dan serangan Israel ke Gaza. Dunia internasional kini seolah melepaskan perhatiannya dari Suriah, kendati pasukan Suriah terus menggempur daerah-daerah yang dikuasai pemberontak.

Dalam dua tahun pertama pemberontakan Suriah, yang dimulai dengan sebuah protes damai sebelum berubah mrnjadi pemberontakan bersenjata, para pendukung oposisi yaitu negara-negara Barat dan Arab berulang-ulang mendesak Assad untuk mundur. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenakan Jam Tangan Mewah, Pemimpin ISIS Diolok-olok di Internet

Kenakan Jam Tangan Mewah, Pemimpin ISIS Diolok-olok di Internet

News | Senin, 07 Juli 2014 | 05:55 WIB

Terkini

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:34 WIB

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB