Korban Tewas di Gaza Tembus 1.000

Tomi Tresnady

Minggu, 27 Juli 2014 | 00:36 WIB
Korban Tewas di Gaza Tembus 1.000
Shayma'a Al Masri, bocah Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel ke Kota Gaza. (Reuters/Mohammed Salem)

Suara.com - Jumlah korban tewas di Gaza meningkat jadi lebih dari 1.000 orang pada Sabtu (27/7/2014), saat mayat-mayat dievakuasi dari puing-puing reruntuhan selama gencatan senjata selama 12 jam.

Setelah gencatan senjata yang begitu rapuh diberlakukan sejak pukul 05.00 pagi waktu setempat, petugas medis mulai menggali reruntuhan rumah, dan menemukan lebih dari 100 mayat yang tertimbun.

Penemuan mayat yang menambah korban di pihak Palestina menjadi 1.000 orang, membuat Menteri Luar Negeri AS John Kerry bertemu dengan mitranya di Eropa dan Timur Tengah dan mendesak agar gencatan senjata diperpanjang.

"Kita semua memanggil kepada pihak untuk memperpanjang gencatan senjata untuk kemanusiaan," kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius kepada wartawan usai bertemu Kerry dan menteri luar negeri dari Inggris, Jerman, Italia, Qatar, dan Turki, serta perwakilan Uni Eropa.

Laurent juga mengatakan jika pihak yang bertemu itu ingin gencatan senjata berlangsung secepat mungkin untuk membicarakan baik persyaratan Israel dalam hal keamanan, dan Palestina dalam hal membangun sosial-ekonomi.

Tidak ada tanggapan segera dari pihak Hamas, namun radio publik Israel mengutip pejabat senior Israel yang mengatakan negara Yahudi itu terbuka untuk memperluas gencatan senjata jika bisa terus merusak terowongan militan di Gaza.

Sejak perang meletus pada 8 Juli 2014, 37 tentara Israel telah tewas, juga dua warga sipil Israel dan seorang pekerja asal Thailand.

Masyarakat Palestina berhamburan ke jalan-jalan di Gaza setelah gencatan senjata mulai berlaku, beberapa di antaranya memeriksa keadaan rumah mereka setelah mengungsi.

Di banyak tempat, mereka menyaksikan kehancuran menakjubkan di mana bangunan diratakan, seluruh blok rumah benar-benar diluluhlantakan oleh Israel.

Di dekat Bani Sheila, 20 orang tewas dalam serangan udara Israel sesaat sebelum gencatan senjata dimulai. Sementara perempuan dan anak-anak menangis menyaksikan rumah mereka hancur.

Hamas mengatakan gencatan senjata apapun harus menyertakan jaminan blokade di Jalur Gaza harus diakhiri Israel, sementara di pihak Israel ingin ada kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza.(AsiaOne)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hizbullah: Tujuan Utama Israel, Palestina dan Masjid Al-Aqsa

Hizbullah: Tujuan Utama Israel, Palestina dan Masjid Al-Aqsa

News | Sabtu, 26 Juli 2014 | 23:42 WIB

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Palang Merah Internasional

Hamas Setujui Usulan Gencatan Senjata Palang Merah Internasional

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 20:18 WIB

Dua Tentara Israel Tewas Dirudal Pejuang Palestina

Dua Tentara Israel Tewas Dirudal Pejuang Palestina

News | Minggu, 20 Juli 2014 | 14:13 WIB

Serangan Udara Israel ke Gaza Tewaskan 10 Orang

Serangan Udara Israel ke Gaza Tewaskan 10 Orang

News | Sabtu, 19 Juli 2014 | 08:44 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

×