Tim Prabowo-Hatta: Bukan Persoalan Menang dan Kalah

Achmad Sakirin | Suara.com

Senin, 11 Agustus 2014 | 18:17 WIB
Tim Prabowo-Hatta: Bukan Persoalan Menang dan Kalah
Tim kuasa hukum Prabowo-Hatta menggelar konferesi pres di Jakarta, Senin [11/8]. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Tim Kuasa hukum pasangan Prabowo - Hatta, Maqdir Ismail menilai, saksi yang didatangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) merupakan saksi ahli untuk melakukan pembelaan terhadap diri mereka sendiri serta kebijakan yang mereka ambil.

"Saksi yang kami hadirkan, adalah orang orang yang tidak mempunyai kepetingan apapun terhadap permohonan ini, selain untuk menunjukkan kebenaran dan keadilan. Sementara saksi dari KPU adalah satu bentuk pembelaan bagi diri mereka terhadap kebijakan yang mereka ambil, kata Maqdir di Jalan Tanah Abang 1 No 7, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2014).

Maqdir mengungkapkan, yang pokok bukan persoalan menang dan kalah, tetapi yang harus kita tegakkan dalam persoalan ini adalah kebenaran, bagaimana mereka mencoba dengan cara yang sangat logis.

"Buat kita bukan masalah berapa orangnya, tapi prosedurnya itu benar atau tidak benar. Sebab apabila prosedurnya tidak benar, pasti isinya tidak benar," imbuhnya.

Sementara itu, Zainudin Paru salah seorang tim kuasa hukum Prabowo-Hatta yang lain mengibaratkan, maling tidak akan pernah jujur untuk mengatakan perbuatan yang dilakukan.

"Hanya masalahnya Mahkamah Konstitusi (MK) dalam persidangan tidak seperti polisi untuk melakukan interograsi mencari kebenaran yang detil, yang kemudian bisa saja mengaku," kata Zainudin

Dia menambahkan, walaupun saksi mencoba untuk menutupi apa yang dilakukan. Dia juga berharap dengan kemampuan Hakim Mahkamah yang sudah berpengalaman yang mereka miliki dan kompeten, mampu membaca apa yang disampaikan saksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sengketa Pilpres, KPU Jakarta Utara Akui Lupa Masukkan Data

Sengketa Pilpres, KPU Jakarta Utara Akui Lupa Masukkan Data

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:59 WIB

KPU Nilai Positif Jalannya Sidang PHPU di MK

KPU Nilai Positif Jalannya Sidang PHPU di MK

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:45 WIB

KPU Belum Siap Jawab Gugatan Baru Pelanggaran Etik

KPU Belum Siap Jawab Gugatan Baru Pelanggaran Etik

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:42 WIB

Kubu Prabowo Ancam Laporkan Media yang Pelintir Pernyataan M Taufik

Kubu Prabowo Ancam Laporkan Media yang Pelintir Pernyataan M Taufik

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:16 WIB

KPU: Ancaman Penculikan Bisa Ganggu Proses di MK

KPU: Ancaman Penculikan Bisa Ganggu Proses di MK

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 15:30 WIB

Terkini

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB