Kisah Sedih Warga yang Lolos dari Kejaran ISIS

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 12 Agustus 2014 | 11:03 WIB
Kisah Sedih Warga yang Lolos dari Kejaran ISIS
Seorang anggota ISIS di Raqqa, Irak. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Kekejaman kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) meninggalkan duka mendalam bagi warga etnis Yazidi di Irak. Selain harus kehilangan saudara-saudara mereka yang dibantai ISIS, mereka juga harus berjibaku melawan maut di pengungsian mereka, Gunung Sinjar.

Sejumlah warga etnis Yazidi yang melarikan diri dari kejaran kelompok kejam Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menceritakan kembali kesengsaraan mereka di Gunung Sinjar itu.

Dakheel, (64), salah satunya. Gembala yang melarikan diri bersama keluarganya ke gunung itu terpaksa meninggalkan ibunya yang berusia 95 tahun.

"Saya meninggalkan ibu saya di sebuah gua di pegunungan itu. Dia berkata pada saya 'Saya ingin tinggal di sini, pergi, selamatkan nyawamu'," kisah Dakheel.

Dengan bantuan tentara Peshmerga dari Kurdi, Dakheel dan ribuan etnis Yazidi lainnya mengungsi ke Gunung Sinjar selama beberapa hari terakhir. Pasukan ISIS telah menguasai permukiman mereka. Di gunung itu, mereka bertahan hidup dengan persediaan seadanya. Pasalnya, mereka pergi tergesa-gesa dan hanya membawa makanan, minuman, dan obat-obatan dalam jumlah terbatas.

"Di gunung... lebih dari 30 orang mati kelaparan. kami seakan mundur ke kehidupan seabad yang lalu di gunung itu," kata Mural, seorag Yazidi yang berprofesi sebagai polisi.

Mural juga menceritakan bagaimana seorang lelaki yang terpaksa membunuh lima saudari perempuan dan dirinya sendiri lantaran menderita sakit keras dan tak punya obat.

Beberapa hari bertahan di Gunung Sinjar, mereka memutuskan turun lewat tebing barat gunung. Setelah melintasi gurun dekat perbatasan Suriah, mereka lalu masuk ke wilayah otoritas Kurdi.

Pekan lalu, Menteri Hak Asasi Manusia Irak, Mohammed Shiva al-Sudani memberikan informasi mengejutkan. Menurutnya, ISIS telah membunuh 500 etnis Yazidis. Sementara itu, mereka juga menculik 300 perempuan untuk dijadikan budak. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Irak Tunjuk Perdana Menteri Baru

Presiden Irak Tunjuk Perdana Menteri Baru

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 04:05 WIB

Inggris Ikut Bantu Pengungsi Korban ISIS di Irak

Inggris Ikut Bantu Pengungsi Korban ISIS di Irak

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 00:19 WIB

Joko Susilo Menduga ISIS Dibiayai Negara Barat

Joko Susilo Menduga ISIS Dibiayai Negara Barat

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 23:00 WIB

Polda Bali Tingkatkan Kewaspadaan Bahaya ISIS

Polda Bali Tingkatkan Kewaspadaan Bahaya ISIS

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 17:10 WIB

Mengerikan, Anak Pejuang ISIS Berpose Bareng Kepala Buntung

Mengerikan, Anak Pejuang ISIS Berpose Bareng Kepala Buntung

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 16:42 WIB

Paus Fransiskus: Perbuatan ISIS Menyakiti Tuhan

Paus Fransiskus: Perbuatan ISIS Menyakiti Tuhan

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 21:52 WIB

ISIS Culik Ratusan Perempuan untuk Dijadikan Budak

ISIS Culik Ratusan Perempuan untuk Dijadikan Budak

News | Minggu, 10 Agustus 2014 | 17:41 WIB

Terkini

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

Tolak 'Di-Gaza-kan', Hezbollah Siap Hancurkan Blokade 'Garis Kuning' Israel di Lebanon

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:40 WIB

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:34 WIB

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:24 WIB

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

Iran Serang Kapal Kontainer Dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:21 WIB

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:17 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

Usut Korupsi Proyek 'Outsourcing' Fadia Arafiq, KPK Periksa Eks Wabup Pekalongan Riswadi

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:13 WIB

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

Jejak Suap Proyek di Rejang Lebong Melebar, KPK Periksa Elite PAN hingga Pejabat PU

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:06 WIB

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

Uji Nyali ke Kota Berpolusi Terburuk di Dunia, Buat Bernafas Saja Butuh Perjuangan Keras

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati

KPK Periksa 7 Kades terkait Dugaan Pemerasan di Pati

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:02 WIB