Setelah Novela, Kini Muncul Beatrix

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:34 WIB
Setelah Novela, Kini Muncul Beatrix
Anggota KPU Papua Beatrix Wanane di Mahkamah Kosntitusi, Jakarta, Rabu (13/8/2014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Sejumlah saksi dalam sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dihadirkan banyak yang menonjol ketika bersaksi. Saksi-saksi ini menjadi terkenal mendadak atas kesaksianya di MK yang diliput oleh media seluruh negeri ini.

Kemarin, saksi dari pihak pemohon, Prabowo-Hatta, Novela Mawipa, mencuri perhatian saat beraksi menjadi saksi dalam sidang ini.

Dengan logat kental Papua, Novela dalam bersaksi menjadi keunikan tersendiri bagi masyarakat luas. Hari ini pun, namanya disebut lagi dan ditanyakan kepada Anggota KPU Papua Beatrix Wanane.

Dalam persidangan hari ini, Beatrix mengaku tidak kenal dengan Novela, tapi dia tahu nama Novela memang tengah naik daun saat ini, apalagi di dunia maya.

"Saya baru kenal kemarin di sini. Dia bicara sudah kayak orang Jawa. Tara ada perempuan Papua ngomong begitu. Saya penyelenggara, jadi saya berinteraksi langsung dengan para saksi," kata Beatrix dengan semangat ketika ditanya Hakim Konstitusi Patrialis Akbar dalam sidang, Senin (13/8/2014).

Gaya berapi-api Beatrix hanya ada dalam sidang, namun saat ditemui suara.com di luar jalannya sidang, Beatrix tampak ramah. Disinggung dirinya akan seperti Novela yang terkenal dalam waktu satu hari, Beatrix hanya tertawa.

"Saya sangat tidak kenal. Saya memang sudah lihat tadi (dari berita) tapi tidak sangat kenal dengan dia," kata Beatrix di MK, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Beatrix mengaku, bukan kali pertama dia ikut sidang di MK. Sebab, ini pengalamannya kesekian kalinya sejak pertama kalinya dia ikut sidang pada tahun 2009 lalu.

"Saya memang pertama takut dengan Mahkamah ini, betapa orang-orang di sini sangat hati-hati. Tapi saya terus-menerus (sidang), jadi saya merasa biasa. Karena memang tujuan kita mewujudkan keadilan, tidak ada kendala apa-apa (menghadapi sidang) di sini," ceritanya.

Beatrix menjadi anggota KPU sejak 2008 di Kota Jayapura. Kemudian, pada 2013 dia ikut pendaftara KPU Provinsi Papua dan akhirnya diterima. Sejak menjadi anggota KPU, beberapa kali dia bersaksi dalam sidang sengketa Pemilu di MK.

"Saya sudah beberapa kali di sini, dari 2008, saya menjadi anggota KPU, saya sudah biasa. Waktu Pileg 2009 (jadi saksi), tahun 2010 sidang Pemilihan Walikota Jayapura, lalu Pilgub Papua tahun 2013. Terus Pileg 2014, dan sekarang Pilpres 2014," terangnya.

Buatnya, yang terpenting adalah semangat untuk mewujudkan keadilan dan menjaga keagungan lembaga tempat dia bekerja.

"Karena pekerjaan kami ini adalah mahkota kami. Kami yang kerjakan kami yang mempertanggungjawabkan," katanya.

Kerap tampil di MK, membuatnya kerap diajak teman-temannya yang juga datang untuk bersaksi untuk sengketa Pilkada di wilayah masing-masing. Beatrix pun kerap menemani teman-temannya ini untuk memberikan bantuan psikologis.

"Saya selalu berikan psikologi juga untuk teman-teman saya. Karena kita tidak perlu takut dengan (ancaman) model apapun kalau kita benar," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo-Hatta Ngambek ke Media di Sidang DKPP

Kubu Prabowo-Hatta Ngambek ke Media di Sidang DKPP

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 16:56 WIB

Saksi Ahli: Sistem Noken Jangan Dihilangkan

Saksi Ahli: Sistem Noken Jangan Dihilangkan

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 16:36 WIB

Papua Barat Tidak Pakai Sistem Noken

Papua Barat Tidak Pakai Sistem Noken

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 15:41 WIB

Disebut OPM dalam Gugatan Prabowo, Ketua KPU Papua Barat Protes

Disebut OPM dalam Gugatan Prabowo, Ketua KPU Papua Barat Protes

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 15:10 WIB

Terkini

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

Terancam Pidana Berat, 4 Oknum TNI Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Hadapi Sidang Tuntutan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:13 WIB

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

Prabowo Merasa Pilu Hati Dengar Kritik Keras PDIP

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12 WIB

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:04 WIB

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

Jelang Iduladha, Harga Cabai Rawit di Jakarta Tembus Rp80 Ribu per Kg!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:59 WIB

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa WNA usai Marak Kasus Kejahatan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:57 WIB