Diwarnai Roket, Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2014 | 09:49 WIB
Diwarnai Roket, Gencatan Senjata Israel-Palestina Diperpanjang
Moussa Abu Marzouk (kanan), bersama Azzam Ahmed (tengah) dan Maher al-Taher (kiri), di Kairo, Mesir, Rabu (13/8/2014). [Reuters/Asmaa Waguih]

Suara.com - Pihak Israel dan Palestina akhirnya memperpanjang periode gencatan senjata mulai Kamis (14/8/2014) ini, meski sempat diwarnai dengan aksi saling serang. Sejumlah roket dilaporkan sempat meluncur dari Gaza, yang sebaliknya dibalas dengan serangan udara oleh pihak militer Israel.

Pihak Hamas sendiri membantah terkait dengan serangan yang disebut Israel berjumlah delapan roket, tepat di momen berakhirnya periode gencatan senjata sebelumnya pada Rabu (13/8) malam itu. Sebaliknya, mereka menuding Israel justru telah melanggar gencatan senjata dengan melancarkan serangan udara.

Untungnya, tidak ada laporan korban jiwa maupun yang terluka dari kedua belah pihak terkait insiden saling serang terakhir ini. Sebuah situasi yang sebenarnya cukup menyulitkan bagi kesepakatan terbaru yang dipelopori Mesir, yang intinya berisi gencatan senjata lanjutan lima hari ke depan atau hingga 19 Agustus 2014.

Pihak Israel belum menyampaikan komentar terkait kesepakatan yang diumumkan pihak Palestina di Kairo ini. Informasinya, mediator Mesir berhasil menemukan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata, menjelang Rabu (13/8) tengah malam, saat kedua pihak yang berseberangan justru tampak sulit menyatukan perbedaan poin-poin kunci dalam keinginan mereka.

Di ibu kota Israel sendiri, PM Benjamin Netanyahu sempat meminta militer Israel untuk melakukan balasan atas apa yang ia sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas. Sebaliknya, salah seorang petinggi Hamas, Izzat Reshiq, membantah adanya pelanggaran itu dari kubu Palestina, namun justru menurutnya serangan udara Israel-lah yang "melanggar periode tenang".

Militer Israel belakangan menyebut bahwa serangan udaranya hanya "menargetkan titik-titik teror di sepanjang Jalur Gaza". Serangan itu sendiri dilaporkan kembali dibalas dengan meluncurnya dua roket dari Gaza ke arah Israel.

Pengumuman kesepakatan baru gencatan senjata itu sendiri disampaikan oleh Azzam Al-Ahmed, pimpinan delegasi Palestina yang juga adalah anggota faksi Fatah di bawah Presiden Mahmoud Abbas, pada Rabu (13/8) malam, di Kairo. Dengan tegas ia menyebut, Palestina "telah setuju memperpanjang gencatan senjata lima hari lagi."

Dikatakan pula, perpanjangan periode tenang ini ditujukan agar kedua belah pihak punya lebih banyak waktu mencapai kesepakatan damai jangka panjang. Kesepakatan yang diajukan lewat mediasi Mesir itu sendiri masih belum didapat lantaran sulitnya menyamakan perbedaan pendapat, di mana salah satu inti tuntutan Palestina adalah dihapuskannya blokade Israel dan Mesir atas Gaza. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:59 WIB

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:16 WIB

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 13:26 WIB

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

Abaikan Korban 72 Ribu Jiwa, Militer Israel Berencana Kembali Invasi Jalur Gaza

News | Senin, 04 Mei 2026 | 10:28 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

Dalam 24 Jam, Serangan Udara Zionis Israel Tewaskan 41 Orang di Lebanon

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:36 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB