Demokrat: Buktikan Kalau Ibas Terima Uang dari Nazaruddin

Doddy Rosadi | Suara.com

Sabtu, 30 Agustus 2014 | 07:09 WIB
Demokrat: Buktikan Kalau Ibas Terima Uang dari Nazaruddin
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kiri) bersama Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono (kiri), Putra Bungsu Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan). (Antara/Widodo S Jusuf)

Suara.com - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mempersilakan semua pihak yang menuding Sekjen Eddhie Baskoro menerima uang dari Nazaruddin (mantan Bendahara Umum Partai Demokrat-red) untuk membuktikan tuduhan itu di pengadilan.

Mubarok mengakui, Nazaruddin merupakan orang yang gemar memberikan uang kepada siapa pun dengan alasan untuk “investasi politik.” Namun, semua omongan Nazaruddin sulit untuk dipercaya mana yang benar dan mana yang tidak.

“Terkadang, untuk hal-hal yang tidak penting saja Nazaruddin suka berbohong. Karena itu, kalau memang benar dia menyatakan pernah memberi uang kepada Eddhie Baskoro, silakan saja buktikan di pengadilan,” ujarnya ketika dihubungi suara.com, Sabtu (30/8/2014).

Mubarok mengatakan, Eddhie Baskoro sudah berulang kali membantah telah menerima uang dari Naazaruddin. Karena itu, Partai Demokrat menyerahkan kasus ini ke jalur hukum.

Kemarin dalam sidang kasus korupsi proyek Hambalang dengan terdakwa Anas Urbaningrum, mantan ajudan Nazaruddin, Wahyudi Utomo mengaku pernah mengantarkan bosnya itu bertemu dengan Eddhie Baskoro alias Ibas. Dalam pertemuan itu, Nazaruddin membawa amplop coklat yang berisi uang.

Ini bukan kali pertama Ibas dituding pernah menerima uang suap. Kuasa hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya juga sempat mengatakan bahwa Ibas pernah menerima uang 200 ribu dolar Amerika dari Nazaruddin.

Wakil Direktur Keuangan Permai Grup Yulianis juga mengaku mentransfer uang dengan jumlah 200 ribu dolar Amerika Serikat kepada Ibas atas perintah bosnya, Nazaruddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibas Bantah Terima Uang Nazaruddin

Ibas Bantah Terima Uang Nazaruddin

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 23:30 WIB

Mantan Ajudan Nazarudin Akui Sering Antar Bingkisan ke Marzuki Alie

Mantan Ajudan Nazarudin Akui Sering Antar Bingkisan ke Marzuki Alie

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:56 WIB

Wahyudi Utomo: Nazaruddin Sering Menyuruh Antarkan Uang

Wahyudi Utomo: Nazaruddin Sering Menyuruh Antarkan Uang

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:06 WIB

Terkini

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB