Imam Muslim Prancis Kecam Kekejaman ISIS

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 10 September 2014 | 10:01 WIB
Imam Muslim Prancis Kecam Kekejaman ISIS
Seorang militan membawa bendera hitam ISIS di kota Raqqa, Suriah. (Reuters/Stringer)

Suara.com - Para tokoh Muslim Prancis mengecam aksi pembunuhan massal dan penyiksaan yang dilakukan oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka menyatakan kecaman tersebut dalam sebuah acara bertajuk "Paris Appeal" yang diselenggarakan di Masjid Agung di Paris, Ibu Kota Prancis pada hari Selasa (9/9/2014).

"Para barbar sedang melakukan kejahatan terburuk melawan kemanusiaan dan kini mengancam orang, stabilitas dan perdamaian di antara orang-orang di wilayah (yang diduduki ISIS)," ungkap mereka.

"Para penandatanganan dengan tegas menentang aksi terorisme tersebut melakukan kejahatan melawan kemanusiaan, dan sungguh-sungguh mendeklarasikan bahwa Islam tidak mendukung kelompok-kelompok semacam itu, para pendukungnya, dan para rekrutannya. Aksi-aksi semacam ini dari zaman lain, menyerukan jihad, dan kampanye ceroboh mengindoktrinasi kaum muda adalah tidak benar menurut ajaran Islam," bunyi pernyataan tersebut.

Para tokoh juga berkomitmen menentang upaya perekrutan militan dari muda-mudi asal Eropa.

"Kami mengingatkan kepada kaum muda Muslim Prancis untuk tidak berangkat ke Suriah dan Irak untuk bertarung bersama ISIS," kata Ammar al-Asfar, imam Masjid Al-Iman di Kota Lille.

"Mereka yang meninggalkan Prancis untuk berangkat ke Irak dan Suriah bukanlah para jihadis," lanjutnya.

"Mereka adalah korban cuci otak," sambungnya sembari menjelaskan bahwa sejauh ini, para militan adalah kaum muda yang tidak bisa berbaur dengan masyarakat Prancis.

"Saya mengajak kaum Muslim Prancis untuk fokus berintegrasi ke dalam masyarakat, meraih gelar mereka, dan hidup sejahtera di Prancis," ajak Asfar.

"Apa yang dilakukan ISIS menentang nilai-nilai Islam," jelas Asfar sambil mengatakan bahwa membunuh, memaksa orang pindah agama, dan melecehkan perempuan, bukan bagian dari agama Islam.

Seorang imam lainnya, Dalil Boubakeur, yang juga menjabat sebagai rektor Paris Central Mosque dan presiden French Council for the Muslim Faith (CFCM) menentang kekejaman yang dilakukan oleh ISIS.

"Muslim Prancis mengutuk aksi barbarisme tersebut... dan mengajak semua negara untuk bersatu dan menghapus penyalahgunaan, yang menjelekkan nama Islam," kata Boubakeur.

Pada sholat Jumat mendatang, para imam Prancis yang merupakan anggota CFCM akan membacakan bagian dari Kitab Suci Al-Quran yang melarang pembunuhan sesama manusia.

Tak hanya oleh Muslim di Prancis, ISIS juga mendapat kecaman dari kaum Muslim di seluruh dunia. (Al Arabiya)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

Terinspirasi ISIS, Dua Remaja AS Rencanakan Ledakan Massal, Targetkan Puluhan Korban

News | Rabu, 08 April 2026 | 15:22 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror

News | Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos

Video | Minggu, 03 Agustus 2025 | 16:45 WIB

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?

News | Senin, 03 Februari 2025 | 10:24 WIB

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 21:06 WIB

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:29 WIB

Nasib Tragis Tiga Remaja Inggris yang Menjadi Pengantin ISIS

Nasib Tragis Tiga Remaja Inggris yang Menjadi Pengantin ISIS

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 17:07 WIB

AS Dalam Bahaya! Ancaman Terorisme Meningkat, Pemerintah Terus Berjaga

AS Dalam Bahaya! Ancaman Terorisme Meningkat, Pemerintah Terus Berjaga

News | Senin, 06 Januari 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB