Buku Harian Keponakan Adolf Hitler Ungkap Fakta Mengejutkan

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 22 September 2014 | 12:43 WIB
Buku Harian Keponakan Adolf Hitler Ungkap Fakta Mengejutkan
Adolf Hitler, sang diktator Nazi Jerman. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah buku harian milik Willy Hitler, keponakan diktator Nazi Jerman Adolf Hitler ditemukan di sebuah rumah di Patchogue, Long Island, New York. Buku harian itu menjadi bukti kuat bahwa seorang saudara dekat Hitler pernah tinggal di New York dan menyembunyikan identitasnya sejak akhir Perang Dunia II.

Buku yang sudah berlapis debu itu ditemukan di loteng rumah bekas milik William Patrick Hitler, keponakan Adolf Hitler yang lahir di Inggris. Tiga dari empat putra Willy masih hidup hingga saat ini dan mencoba menutup identitas keluarganya dengan nama belakang ganda. Hal itu dilakukan tak lain untuk menghilangkan jejak hubungan mereka dengan Hitler, orang paling dibenci dalam sejarah.

Kini, setelah buku tersebut diungkap, Alex, kakak tertua dari empat bersaudara itu untuk pertama kalinya mengaku terkejut akan keberadaan buku milik ayahnya, Willy Hitler. Menurut Alex, ayahnya kemungkinan terlupa membawa buku saku berusia 79 tahun itu saat pindah rumah.

"Saya terkejut itu ditemukan. Saya tak percaya ia meninggalkannya karena buku itu adalah sesuatu yang pasti ingin ia bawa selalu bersamanya," ungkap Alex.

Buku itu menggambarkan masa lalu kerabat Hitler itu di London, Inggris sejak tahun 1910. Kala itu, Alois Hitler, saudara tiri Hitler menikah dengan seorang perempuan Irlandia bernama Brigid Dowling.

Pengantin baru itu pindah ke Liverpool dan punya anak, yang tak lain adalah Willy Hitler, empunya buku harian. Tumbuh besar di negara yang menjadi musuh Nazi Jerman, nama belakang Willy mulai menjadi masalah, ketika karier pamannya, Adolf Hitler mulai menanjak dan dikenal di dunia.

Maka tak heran jika pada tahun 1935 Willy pergi ke Berlin, Jerman dan mencari pekerjaan di kota tersebut. Pada buku harian itu digambarkan bagaimana kondisi Berlin sebelum perang dan beragam kejadian yang dialaminya di kota tersebut.

Willy sempat ingin memanfaatkan pengaruh politik pamannya untuk dapat pekerjaan yang lebih baik karena tak puas dengan gaji yang ia terima sebagai pegawai bank. Namun, Sang Fuhrer mempersulit Willy dan hanya meletakkannya pada posisi-posisi di mana ia bisa terawasi dengan baik. Meski sudah dibantu Hitler dengan menggandakan gajinya, Willy tetap tak puas dan meninggalkan Jerman serta menolak menerima status kewarganegaraan Jerman.

Tahun 1939, Willy pindah ke Amerika Serikat (AS) dengan ibunya dan menetap di negeri Abang Sam tersebut. Uniknya, Willy mendapat status kewarganegaraan AS, bahkan bergabung dengan Angkatan Laut AS (AL AS).

Cedera dalam perang, Willy keluar dari ketentaraan dan tinggal di distrik Queens, New York. Akhirnya pada tahun 1946, ia mengganti identitasnya. Willy laly menikah dengan adik seorang rekannya dan punya anak, Alex, Louis, dan Brian.

Menurut Alex, buku harian itu berisi hal-hal yang selama ini enggan dibahas Willy.

"Ketika saya masih kecil saya bertanya pada ayah saya tentang itu semua dan ia menjawab, 'Tak ada gunanya kamu tahu, itu tidak akan berguna sama sekali untuk membantumu'," kenang Alex.

"Ketika ia (Willy) datang ke AS, ia mengatakan 'hidup yang itu telah berakhir, ini kehidupanku yang baru'," kisah Alex.

Buku harian itu ditemukan di loteng rumah Patchogue yang ditinggali ibunda Willy, Brigid, hingga akhir hayatnya pada tahun 1969.

Sebuah dokumen Biro Penyidik Federal (FBI) menyebut William Patrick Hitler sebagai seorang oportunis yang meninggalkan Jerman setelah tidak mendapat bantuan dari pamannya untuk mengejar kariernya. Dokumen itu juga menyiratkan bahwa Willy sama sekali tidak menyukai pamannya. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Kisah Perempuan Bekas Pencicip Makanan Hitler

Ini Kisah Perempuan Bekas Pencicip Makanan Hitler

News | Kamis, 18 September 2014 | 21:19 WIB

Lelaki 93 Tahun Didakwa Terlibat Pembunuhan 300.000 Orang

Lelaki 93 Tahun Didakwa Terlibat Pembunuhan 300.000 Orang

News | Selasa, 16 September 2014 | 16:03 WIB

Ngetwitt Soal Hitler, Politisi Malaysia Minta Maaf

Ngetwitt Soal Hitler, Politisi Malaysia Minta Maaf

News | Kamis, 10 Juli 2014 | 12:22 WIB

Game Hitler dan The Beatles Dikecam Politisi Inggris

Game Hitler dan The Beatles Dikecam Politisi Inggris

News | Senin, 23 Juni 2014 | 06:00 WIB

Putin Dibilang Mirip Hitler, Ini Isi Perang Kata-kata Pejabat Inggris Vs Rusia

Putin Dibilang Mirip Hitler, Ini Isi Perang Kata-kata Pejabat Inggris Vs Rusia

News | Jum'at, 23 Mei 2014 | 15:19 WIB

Pangeran Charles Samakan Putin dengan Hitler, Rusia Minta Penjelasan Inggris

Pangeran Charles Samakan Putin dengan Hitler, Rusia Minta Penjelasan Inggris

News | Kamis, 22 Mei 2014 | 16:38 WIB

Eva Braun, Istri Hitler Mungkin Keturunan Yahudi

Eva Braun, Istri Hitler Mungkin Keturunan Yahudi

News | Minggu, 06 April 2014 | 00:13 WIB

Terkini

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:05 WIB

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

Datangi Gedung DPR Usai Divonis Bebas, Amsal Sitepu: Sangat Senang, Tak Bisa Bekata-kata!

News | Kamis, 02 April 2026 | 15:03 WIB

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB