Waduh, Warga Koba Manfaatkan Kemarau untuk Bakar Lahan

Ardi Mandiri

Selasa, 23 September 2014 | 23:06 WIB
 Waduh, Warga Koba Manfaatkan Kemarau untuk Bakar Lahan
Ilustrasi kebakaran hutan. (Shutterstocks)

Suara.com - Sejumlah warga di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung memanfaatkan musim kemarau untuk membuka lahan perkebunan baru dengan cara membakar.

Seperti terlihat di kawasan Pal 4, Selasa (23/9/2014), kabut asap cukup tebal karena maraknya warga membuka lahan dengan cara membakar hutan untuk mempermudah melakukan penanaman.

Dahrin, seorang warga mengaku membuka lahan dengan cara membakar semak belukar yang sudah ditebas menjadi kebiasaan warga sejak lama.

"Biasanya ada bulan tertentu merupakan musim membuka lahan, musim tanam dan musim panen," ujarnya.

Namun, menurut dia, sejak kondisi musim yang tidak menentu dan cuaca ekstrem, warga memanfaatkan musim kemarau panjang untuk membuka lahan dengan cara dibakar.

"Biasanya lahan yang dibakar ditanami tanaman tua di antaranya karet, sawit, kulit manis, gaharu dan lada," ujarnya.

Sementara Maman, warga lainnya mengaku tidak terlalu khawatir api yang membakar lahan tersebut menjalar ke lahan yang sudah ditanami.

"Selama ini api tidak pernah menjalar ke lahan yang sudah ditanam karena semua sudut lahan dibersihkan sebelum dibakar agar api tidak menyambar kebun yang sudah ditanam," ujarnya.

Ia mengaku menyadari jika terjadi kelalaian dalam membakar lahan untuk perkebunan maka memicu terjadinya kebakaran hutan cukup luas, apalagi dilakukan pada musim kemarau.

"Namun sejauh ini belum pernah terjadi, kecuali memang ada yang membakar hutan secara liar," ukarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Tangani Kebakaran Hutan, BNPB Habiskan Rp300 Miliar

Tangani Kebakaran Hutan, BNPB Habiskan Rp300 Miliar

News | Selasa, 23 September 2014 | 03:39 WIB

Pesawat Australia Bantu Tanggulangi Kebakaran Hutan

Pesawat Australia Bantu Tanggulangi Kebakaran Hutan

News | Minggu, 21 September 2014 | 11:31 WIB

Kerugian Akibat Kebakaran Hutan di Riau Rp20 Triliun

Kerugian Akibat Kebakaran Hutan di Riau Rp20 Triliun

News | Jum'at, 19 September 2014 | 11:17 WIB

Pelaku Pembakar Lahan Harus Dijatuhi Hukuman Berat

Pelaku Pembakar Lahan Harus Dijatuhi Hukuman Berat

Bisnis | Senin, 15 September 2014 | 08:11 WIB

 Walhi Minta Pembakar Hutan Dipidana

Walhi Minta Pembakar Hutan Dipidana

News | Minggu, 07 September 2014 | 04:01 WIB

 Tertutup Asap, Bandara Sampit Terancam Lumpuh Total

Tertutup Asap, Bandara Sampit Terancam Lumpuh Total

News | Minggu, 07 September 2014 | 03:30 WIB

Satelit Amerika Rekam 144 Titik Panas di Sumatera

Satelit Amerika Rekam 144 Titik Panas di Sumatera

News | Rabu, 03 September 2014 | 06:47 WIB

Dikepung Kebakaran Hutan, California Ditetapkan Gawat Darurat

Dikepung Kebakaran Hutan, California Ditetapkan Gawat Darurat

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 08:16 WIB

Titik Api Terus Bertambah, Kota Dumai Tertutup Kabut Asap

Titik Api Terus Bertambah, Kota Dumai Tertutup Kabut Asap

News | Selasa, 29 Juli 2014 | 13:55 WIB

Satelit NOAA Deteksi 73 Titik Panas di Sumatera

Satelit NOAA Deteksi 73 Titik Panas di Sumatera

News | Senin, 28 Juli 2014 | 05:00 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×