Evo Morales Deklarasikan Kemenangan dalam Pilpres Bolivia

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 13 Oktober 2014 | 10:18 WIB
Evo Morales Deklarasikan Kemenangan dalam Pilpres Bolivia
Presiden Bolivia Evo Morales. (Reuters/David Mercado)

Suara.com - Kandidat presiden Bolivia yang juga adalah presiden incumbent, Evo Morales, mendeklarasikan kemenangannya dalam pemilihan presiden hari Minggu (12/11/2014) waktu setempat.

Hasil hitung suara resmi memang belum diumumkan. Namun, hasil hitung exit poll nasional menempatkan Morales di urutan teratas di antara kandidat lainnya dengan 61 persen suara. Kemenangan akan mengantar Morales kembali ke tampuk kekuasaan hingga tahun 2020, setelah dua periode menjabat sebagai presiden.

"Kami berterimakasih kepada rakyat Bolivia atas kemenangan baru ini," kata Morales di hadapan para pendukungnya di ibukota Bolivia, La Paz.

Presiden berusia 54 tahun itu merupakan kepala negara pertama di kawasan Amerika Selatan yang merupakan keturunan etnis asli Benua Amerika. Morales mengalahkan empat kandidat pesaingnya.

Sejak pemungutan suara berlangsung, para analis sudah memperkirakan kemenangan akan direbut oleh Morales. Ramalan itu didasarkan pada hasil sejumlah polling yang digelar sebelum pilpres serta pertumbuhan perekonomian Bolivia sejak dirinya menjabat sebagai kepala negara.

"Perbedaan antara Evo Morales dan pesaingnya sangat besar, jelas saya tidak memperkirakan ada kejutan," kata analis ekonomi Carlos Toranzo kepada CNN.

"Sebagian besar pemilih mendukung Morales karena mereka ingin peningkatan ekonomi yang terjadi selama beberapa tahun belakangan terus berlangsung," lanjutnya.

Morales yang seorang mantan pemimpin serikat petani daun koka itu memenangkan pemilu pertama dengan program pengentasan kemiskinan. Memang, sejak Morales menjabat, negara mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan dibandingkan dengan negara-negara tetangganya.

Namun, para lawan politik Morales menudingnya menggunakan kekuasaannya untuk bisa menjabat kembali. Tahun lalu, sebuah putusan pengadilan menyatakan bahwa dirinya bisa kembali mengikuti pemilihan presiden meski sudah dua kali menjabat. Alasan pengadilan, periode kedua pemerintahannya adalah yang pertama di bawah konstitusi baru. (CNN)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Bolivia Sebut Israel sebagai Negara Teroris

Presiden Bolivia Sebut Israel sebagai Negara Teroris

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 13:48 WIB

Bolivia Legalkan Anak 10 Tahun Bekerja

Bolivia Legalkan Anak 10 Tahun Bekerja

News | Jum'at, 18 Juli 2014 | 11:43 WIB

Ulang Tahun, Sekjen PBB Dapat Kue dari Bahan Kokain

Ulang Tahun, Sekjen PBB Dapat Kue dari Bahan Kokain

News | Sabtu, 14 Juni 2014 | 06:21 WIB

 Ini Dia Presiden Bolivia yang Dikontrak Klub Sepak Bola

Ini Dia Presiden Bolivia yang Dikontrak Klub Sepak Bola

Video | Senin, 19 Mei 2014 | 16:17 WIB

Perkuat Klub Lokal, Presiden Bolivia Kenakan Seragam Nomor 10

Perkuat Klub Lokal, Presiden Bolivia Kenakan Seragam Nomor 10

Bola | Senin, 19 Mei 2014 | 15:50 WIB

Dengan Semut Beracun, Orang Amazon Siksa Pencuri Hingga Hampir Mati

Dengan Semut Beracun, Orang Amazon Siksa Pencuri Hingga Hampir Mati

News | Selasa, 15 April 2014 | 07:46 WIB

Terkini

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:39 WIB

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:37 WIB