BNPB Segera Water Bombing

Ardi Mandiri, admin

Selasa, 21 Oktober 2014 | 22:09 WIB
BNPB Segera Water Bombing
Kepulan asap membungbung tinggi dampak dari kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (26/3)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana segera melakukan "water bombing" atau pengeboman air di sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk memadamkan titik api di sekitar lokasi tersebut.

Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah, pada pertemuan bersama DPD RI, Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin, Muspida dan beberapa pihak terkait di Banjarmasin, Selasa (21/10/2014), mengungkapkan, kabut asap di Bandara Syamsudin Noor dan sekitarnya kini cukup parah.

"Mengatasi kabut asap di sekitar bandara tersebut, dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, kita akan lakukan pengeboman air," katanya.

Pengeboman tersebut dilakukan dengan helikopter N171 yang kini sudah ada di bandara, dan dipersiapkan untuk segera dioperasikan mengatasi kabut asap.

Selain di sekitar bandara, pengeboman juga akan dilakukan di sekitar wilayah Kabupaten Banjar, yang merupakan daerah penyumbang titik api terbanyak di Kalsel.

Anggota DPD RI Habib Abdurahman mengatakan, kabut asap di sekitar Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sudah cukup parah, bahkan pada Selasa pagi, seluruh pesawat yang akan berangkat dari bandara tersebut, terpaksa ditunda.

"Seluruh penerbangan di Kalsel hari ini tertunda akibat kabut asap, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan lebih cepat," katanya.

Habib mendorong agar pemerintah provinsi dan daerah, segera mengusulkan program pencegahan dan penanggulangan bencana ke pusat, dan melengkapi seluruh peralatan yang diperlukan untuk menangani terjadinya bencana.

"Kita akan bantu memperjuangkan ke pemerintah pusat, sehingga jangan sampai bencana tahunan ini selalu terulang," katanya.

Peralatan penanggulangan bencana, kata dia, sangat penting untuk segera dilengkapi, untuk mencegah terjadinya bencana yang berkepanjangan.

Menurut Habib, bantuan penanggulangan bencana yang hanya Rp1 miliar lebih, sangatlah sedikit, bila dibandingkan dengan sumber daya alam yang telah dikeruk oleh pemerintah pusat.

"Rp1 miliar, bila dibagi 13 kabupaten dan kota di Kalsel, tentu sangat sedikit, sementara jumlah bencana yang terjadi cukup besar," katanya.

Selama Oktober, jumlah titik api di Kalsel mengalami peningkatan cukup signifikan, seperti yang terjadi pada 1-6 Oktober, terdapat titik api antara 10-90 titik api per hari, kemudian selanjutnya menjadi 40-50 titik api.

Setelah terjadi peningkatan, pernah juga mengalami penurunan hanya tinggal lima titik api, yang ternyata kendali hanya lima titik api, jangkauan wilayah yang terbakar cukup luas, bisa mencapai 100 hektare, sehingga sedikit banyak titik api harus selalu diwaspadai.

Sebelumnya, Harmensyah mengungkapkan, selain melakukan penanganan bencana, sosialisasi dan pencegahan juga tidak kalah penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Gubernur Kalsel Rudy Ariffin mengungkapkan, berbagai upaya telah dilakukan, namun bila ternyata upaya tersebut belum berhasil, itu sudah di luar kemampuan manusia.

"Kita boleh memanfaatkan modifikasi cuaca dengan menggunakan teknologi canggih, namun Tuhan juga yang akan menentukan hasilnya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator

News | Senin, 14 September 2026 | 11:14 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

BREAKING NEWS: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 240 Orang Masih Dicari

BREAKING NEWS: Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 240 Orang Masih Dicari

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:53 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Jepang Kirim Bantuan Untuk Atasi Karhutla di Kalimantan

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 09:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Gempur Sisa Titik Api, Tim Gabungan Kalbar Targetkan Karhutla Padam 100 Persen

Gempur Sisa Titik Api, Tim Gabungan Kalbar Targetkan Karhutla Padam 100 Persen

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:09 WIB

Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat

Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:31 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×