Array

Tahun 2020, Coklat Punah

Madinah Suara.Com
Selasa, 18 November 2014 | 09:15 WIB
Tahun 2020, Coklat Punah
coklat [Shutterstock]

Suara.com - Dunia dikhawatirkan akan kehabisan stok cokelat di tahun 2020 mendatang. Hal ini disebabkan melonjaknya permintaan penganan yang biasa disebut 'batang kebahagian' itu.

Saat ini saja, sejumlah produsen coklat mengaku kesulitan mendapakan bahan baku pembuat coklat. Barry Callebaut Group, salah satu pabrikan coklat terbesar di dunia yang berbasis di Swiss mengklaim ketakutan tersebut. Tahun 2020, dunia akan kehabisan stok buah kakao-bahan dasar coklat, akibat permintaan yang melonjak.

Akibat kelangkaan ini, harga kakao dunia meningkat drastis hingga ke angka 25 persen dari harga normal tahun lalu. Sepanjang tahun 2013-2014, Barry Callebaut memproduksi 1,7 juta ton coklat. Angka ini melonjak lebih dari 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kabar mengejutkan ini muncul sepekan setelah Cadbury tak akan memproduksi coklat koin di libur Natal tahun ini. (Metro)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI