Jokowi Dinilai Terburu-buru Naikkan Harga BBM

Siswanto | Suara.com

Selasa, 18 November 2014 | 10:46 WIB
Jokowi Dinilai Terburu-buru Naikkan Harga BBM
Presiden Jokowi ketika mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi. (Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia cabang Bandung, Jawa Barat, menilai pemerintah terlalu terburu-buru menaikkan harga BBM. Sebab, kebijakan tersebut tanpa didahului dengan memberikan solusi yang konkret dan dirasakan oleh masyarakat luas. 

"Kenaikan harga BBM ini akan menurunkan daya beli masyarakat sehingga pemerintah seharusnya mengawali kebijakan ini dengan rencana penanggulangan. GMKI dengan tegas menolak kenaikan harga BBM sampai pemerintah melakukan langkah-langkah penanggulangan yang jelas dan matang," kata Ketua GMKI cabang Bandung, Sanjes Saragih, dalam pernyataan pers yang diterima suara.com, Selasa (18/11/2014).

Sanjes mengatakan beberapa paket kebijakan pemerintah seperti Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Keluarga Sejahtera belum cukup menanggulangi dampak kenaikan harga BBM. Paket pemerintahan di atas belum menyentuh semua penduduk miskin Indonesia yang totalnya berjumlah 28.280.010 jiwa (Data BPS tahun 2014).

“Pemerintah seharusnya melakukan persiapan yang panjang sebelum menaikkan harga BBM. Pemerintah sewajibnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang rencana solusi jangka pendek, menengah, dan panjang sehingga masyarakat dapat menyiapkan diri dan tidak dirugikan dengan kenaikan ini, Kenaikan harga BBM tanpa persiapan matang ini akan menyebabkan dampak sosial yang negatif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Prima Surbakti, mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang juga merupakan Pembina Forum Studi Umat Merdeka, salah satu lembaga think tank GMKI Bandung, menambahkan ada beberapa hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk menanggulangi dampak kenaikan harga BBM.

Pemerintah pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten dalam mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan transportasi umum serta pendistribusian kebutuhan pokok. Pemerintah juga harus menyiapkan pos-pos pengalokasian pengalihan dana subsidi BBM yang tepat sasaran dan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah harus transparan terhadap pengalokasian anggaran dana tersebut sehingga masyarakat dapat mengawal anggaran ini agar digunakan dengan tepat dan tidak digerogoti oleh sekelompok orang, kata Prima.

Prima juga mengatakan sebagai rekomendasi jangka panjang, pemerintah harus segera memikirkan pengembangan lahan energi yang baru, misalnya geothermal ataupun energi terbarukan seperti biofuel. Pemerintah juga harus segera mempercepat pembangunan tol laut sehingga transportasi masyarakat dapat terjamin dan biaya distribusi kebutuhan pokok dapat ditekan.

Pemerintah juga diminta memberantas mafia migas dan mengambil-alih berbagai blok migas yang akan segera habis masa kontraknya untuk dikelola oleh pemerintah melalui Pertamina. 

Semalam, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi. Harga premium menjadi Rp8.500 per liter, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp6.500 per liter. Turut naik juga solar menjadi Rp7.500 per liter. Naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp5.500 per liter. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2014 | 19:16 WIB

Jokowi Diminta Tunda Kenaikan Harga BBM Selama Satu Tahun

Jokowi Diminta Tunda Kenaikan Harga BBM Selama Satu Tahun

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2014 | 06:58 WIB

Pemerintahan Jokowi - JK Diharap Berani Naikkan Harga BBM

Pemerintahan Jokowi - JK Diharap Berani Naikkan Harga BBM

Bisnis | Rabu, 03 September 2014 | 16:40 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB